Tiga Operator Transjakarta Gandeng Kalista dan INVI Percepat Elektrifikasi Bus

Tiga Operator Transjakarta Gandeng Kalista dan INVI Percepat Elektrifikasi Bus

Tiga operator Transjakarta resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Kalista Nusa Armada (Kalista Group) dan PT Energi Makmur Buana (INVI) dalam ajang Busworld Southeast Asia 2026 di DKI Jakarta untuk mempercepat target elektrifikasi penuh armada.

Sinergi strategis yang dilansir dari Medcom ini melibatkan PT Biro Perjalanan Wisata Pahala Kencana, PT Bayuholong Persada, dan Koperasi Jasa Angkutan Arief Rachman Hakim demi mendukung pengoperasian lebih dari 10.000 armada bus listrik Transjakarta pada tahun 2030.

Pendekatan yang digunakan dalam kerja sama ini mengandalkan model fleet-as-a-service (FaaS) serta skema layanan by the service (BTS) guna menekan besarnya investasi awal, menyediakan infrastruktur pengisian daya, dan menjamin keberlanjutan operasional.

Kalista Group bertindak sebagai penyedia solusi ekosistem kendaraan listrik komersial terintegrasi, sedangkan INVI menjadi pemasok armada kendaraan listrik, sementara ketiga operator mengelola implementasi operasional di lapangan.

“Tantangan utama operator terletak pada tingginya investasi awal dan kebutuhan pembangunan infrastruktur. Karena itu, sinergi antarpemangku kepentingan menjadi penting, mengingat elektrifikasi transportasi publik di Indonesia terus berkembang. Transjakarta, misalnya, menargetkan 100% elektrifikasi pada 2030 dengan lebih dari 10.000 armada," ujar Direktur Pengembangan Bisnis Kalista Group, Yoga Adiwinarto.

Skema operating lease yang ditawarkan menjadi solusi mitigasi risiko bagi operator melalui ekosistem komprehensif yang mencakup pemilihan kendaraan, pemasangan pengisi daya, hingga perawatan berkala.

"Hingga saat ini, Kalista mengoperasikan sebanyak 26 bus listrik di Transjakarta dengan hasil positif setelah lebih dari dua tahun operasional, termasuk efisiensi biaya energi hingga 75% dan pengurangan emisi sebesar 28% dibandingkan bus konvensional." kata Yoga Adiwinarto.

Integrasi armada juga diperkuat dengan Fleet Management System melalui K-Move Dashboard untuk pemantauan real-time, sedangkan INVI mendukung dengan pengujian bus listrik HIGER tipe high deck 12 meter dan 7,5 meter selama tiga bulan.

Pengujian unit 12 meter di koridor 6B rute Ragunan–Balai Kota mencatat konsumsi energi 0,8 km/kWh, sementara unit 7,5 meter masih dalam tahap pengujian.

"Bagi INVI kolaborasi menjadi hal yang sangat krusial dalam menciptakan layanan transportasi publik yang efisien dan efektif. Kami memahami bahwa transportasi publik memiliki peran vital dalam mobilitas masyarakat Jakarta, oleh karena itu, kami sebagai distributor terintegrasi selalu berupaya untuk menekan breakdown yang dapat terjadi melalui SLA perawatan, dukungan mekanik tersertifikasi standar HIGER, ketersediaan suku cadang, serta penerapan standar HSE agar operasional harian selalu terjaga," ujar Direktur Utama INVI, Alif Sasetyo.

Artikel terkait

Rekomendasi