Palermo unggul cepat 1-0 atas Catanzaro melalui sundulan Joel Pohjanpalo pada menit kedua dalam laga leg kedua semifinal playoff Serie B di Stadion Renzo Barbera, Rabu, 20 Mei 2026, waktu setempat.
Gol bermula dari eksekusi tendangan bebas Palumbo yang memicu kemelut di lini pertahanan Catanzaro, sebelum akhirnya disundul oleh Pohjanpalo ke gawang lawan. Dilansir dari adnkronos.com, gol tersebut sempat memicu protes keras dari para pemain Catanzaro dipimpin pelatih Alberto Aquilani yang menilai pemain Palermo berada dalam posisi fuorigioco (offside) dan mengganggu pergerakan penjaga gawang.
Wasit Matteo Marcenaro sempat menunda pertandingan untuk berkoordinasi dengan VAR yang dipimpin Davide Ghersini, namun akhirnya tetap mengesahkan gol tersebut karena posisi offside dinilai tidak memengaruhi proses terjadinya gol. Pertandingan leg kedua ini menjadi misi berat bagi tim asuhan Filippo Inzaghi setelah menelan kekalahan telak 3-0 pada pertemuan pertama di markas Catanzaro.
Mantan pemain Palermo, Lamberto Zauli, memberikan analisis mengenai beban berat yang dihadapi skuad berjuluk Rosanero tersebut sebelum laga penentu ini dimulai.
"Il Palermo per fare l'impresa e non chiudere la stagione con l'uscita di scena che, viste le premesse di inizio campionato, avrebbe tutti i crismi di una grande delusione, il Catanzaro per continuare a stupire e sfruttare il vantaggio del 3-0 dell'andata. Il Monza attende la sua sfidante per un posto in paradiso. Ogni partita va preparata con la massima concentrazione, se pensi al risultato dell'andata puoi essere condizionato in negativo" kata Lamberto Zauli kepada Tuttomercatoweb.
Zauli menilai ketertinggalan agregat tiga gol menuntut tingkat fokus yang sangat tinggi bagi para pemain di lapangan.
"Quando parti con un 3-0 sulle spalle la partita non ti permette di fare alcun errore. Occorre la partita perfetta, se si incanala subito nel giusto modo i rosaneri possono giocarsela. Non penso che a Catanzaro pensino che sia già fatta" ujar Lamberto Zauli.
Kekuatan lini serang Catanzaro yang dihuni Pietro Iemmello juga dianggap sebagai ancaman nyata bagi pertahanan Palermo selama babak playoff berlangsung.
"Il Catanzaro ha calciatori molto forti, fa i playoff da anni e non è una sorpresa. La squadra è cresciuta nel tempo, davanti ha giocatori fortissimi, uno su tutti Iemmello. Si gioca ogni partita le sue chance. Però è ancora tutto aperto" tutur Lamberto Zauli.
Zauli menambahkan bahwa kegagalan promosi akan menjadi kekecewaan besar bagi publik Palermo, mengingat target awal klub di awal musim adalah naik kasta ke Serie A.
"La delusione quando non arrivi all'obiettivo c'è sempre. Penso che l'obiettivo del Palermo ad inizio stagione fosse quello di centrare la promozione. Ma eventualmente bisogna ripartire e voltare pagina, lo impone lo sport. C'è però una partita da giocare e e il Barbera si farà sentire" pungas Lamberto Zauli.
Jalannya pertandingan babak pertama kemudian dilaporkan oleh diretta.it dengan intensitas yang sangat tinggi, di mana Catanzaro sempat mendominasi penguasaan bola hingga 73,9 persen pada 15 menit terakhir paruh pertama. Palermo juga terpaksa melakukan pergantian pemain cepat pada menit ke-16 setelah bek Hubert Peda mengalami cedera dan digantikan oleh Giangiacomo Magnani.