Honda CR-V menjadi salah satu model yang memikat pencinta otomotif di Indonesia sejak meluncur secara resmi pada akhir era 90-an. Mobil Sport Utility Vehicle (SUV) ini menawarkan stabilitas berkendara prima karena mengusung platform yang serupa dengan Honda Civic.
Bagi konsumen yang berniat meminang unit bekasnya, pemeriksaan teknis secara menyeluruh sangat direkomendasikan agar performa mesin dan komponen kaki-kaki tetap bekerja optimal. Karakteristik, spesifikasi mesin, efisiensi bahan bakar, hingga beban pajak tahunan pada tiap generasi memiliki perbedaan yang cukup signifikan, seperti dikutip dari Suara.
Pakar otomotif Ko Lung Lung dari kanal YouTube Dokter Mobil Indonesia memberikan pandangan mengenai aspek penting yang perlu diperiksa calon pembeli saat memilih unit seken.
"Inspeksi dulu bro duitnya, kemudian cicilannya, kemudian perawatan sih gampang ya, sama saja sama yang lain, ganti oli, ganti coolant, ganti minyak rem, ganti power steering kalau ada, ganti oli transmisi".
Selain masalah perawatan rutin, area kaki-kaki pada beberapa varian seperti generasi keempat kadang memunculkan suara yang kurang senyap. Berdasarkan catatan dari tim YouTube DOMO Transmisi, kondisi tersebut menjadi salah satu ciri khas yang kerap ditemui pada sejumlah unit buatan Honda.
Berikut adalah detail spesifikasi teknis beserta perkiraan harga pasaran Honda CR-V bekas dari generasi awal hingga versi terbaru sebagai bahan referensi.
1. Honda CR-V Generasi Pertama (1997β2001)
Model perdana ini dibekali dengan mesin 2.0L B20B yang mampu memproduksi tenaga sebesar 126 hp dan torsi puncak mencapai 180 Nm. Konsumsi bahan bakar untuk pengendaraan di dalam kota berkisar antara 7β9 km/liter.
Nilai pajak tahunan untuk tipe ini berada di rentang Rp1,8 juta sampai Rp2,7 juta. Unit seken untuk generasi pertama ditawarkan dengan estimasi harga yang cukup terjangkau, yaitu Rp63 juta hingga Rp80 juta tergantung pada kondisi riil kendaraan.
2. Honda CR-V Generasi Kedua (2002β2006)
Generasi kedua hadir dengan menyajikan dua opsi dapur pacu, yakni tipe 2.0L i-VTEC (K20A) berdaya 150 Ps serta tipe 2.4L i-VTEC (K24A1) dengan output 160 Ps. Pada varian 2.0L, efisiensi BBM untuk perjalanan luar kota mampu menyentuh angka 11β13 km/liter.
Kewajiban pajak tahunannya berkisar dari Rp1,7 juta hingga Rp3,7 juta. Sementara itu, nominal harga bekas di pasaran saat ini berada pada kisaran Rp70 juta sampai Rp95 juta.
3. Honda CR-V Generasi Ketiga (2007β2011)
Evolusi kentara terlihat dari bentuk bodi yang mulai membulat serta hilangnya tempat ban serep yang biasa menempel di pintu bagasi belakang. Varian bermesin 2.4L pada model ini dapat menghasilkan tenaga hingga 170 Ps.
Besaran pajak tahunan untuk unit keluaran tahun 2010 dipatok sekitar Rp3,2 juta hingga Rp3,5 juta. Calon konsumen perlu menyiapkan anggaran berkisar Rp95 juta sampai Rp145 juta untuk bisa membawanya pulang.
4. Honda CR-V Generasi Keempat (2012β2016)
Pabrikan menyematkan pilihan mesin yang lebih modern pada seri ini, yakni tipe R20A (2.0L) dan tipe K24Z (2.4L). Beban pajak untuk varian tertinggi rakitan tahun 2016 berada di angka Rp6,8 juta.
Nilai jual kembali untuk model generasi keempat tergolong masih cukup kokoh dan stabil. Harga di pasaran mobil bekas berkisar di angka Rp130 juta hingga Rp215 juta.
5. Honda CR-V Generasi Kelima (2017β2022)
Sektor performa mengalami pembaruan besar dengan diperkenalkannya mesin 1.5L VTEC Turbo yang sanggup memuntahkan tenaga sebesar 190 Ps. Penggunaan mesin turbo ini menghasilkan efisiensi bahan bakar yang baik hingga 16 km/liter untuk rute luar kota.
Tarif pajak tahunan yang harus dibayarkan berada di rentang Rp6,4 juta sampai Rp10,2 juta. Karena usia unit yang relatif muda, harga seken model ini masih bernilai tinggi di angka Rp257 juta hingga Rp515 juta.
6. Honda CR-V Generasi Keenam (2023βSekarang)
Varian paling mutakhir ini sudah mengadopsi sistem ramah lingkungan lewat teknologi Hybrid (e:HEV). Sistem penggerak tersebut mengonsumsi BBM dengan sangat irit yang diklaim menembus 25,6 km/liter untuk pemakaian dalam kota.
Beban pajak kendaraan bermotor setiap tahunnya berkisar antara Rp10 juta hingga Rp11 juta. Unit bekas dengan tahun produksi muda dipasarkan pada rentang harga Rp600 juta sampai Rp800 jutaan.