Toyota Fortuner keluaran tahun 2020 tetap menjadi salah satu SUV ladder frame yang ramai diincar di pasar mobil bekas tanah air. Kendaraan ini dinilai mempunyai daya tarik tinggi karena desain eksteriornya yang tangguh, performa mesin diesel yang andal, serta nilai depresiasi harga yang cenderung stabil.
Sebelum menentukan pilihan, calon konsumen disarankan untuk mencermati pasaran harga, spesifikasi teknis, hingga kelebihan dan kekurangan mobil ini. Dilansir dari Moladin, pemahaman mendalam terhadap kondisi kendaraan sangat dibutuhkan agar budget yang disiapkan sesuai dengan unit yang didapatkan.
Nilai jual Fortuner bekas tahun 2020 di pasaran saat ini bervariasi. Angka tersebut sangat dipengaruhi oleh tipe kendaraan, kondisi fisik, riwayat perawatan berkala, serta jarak tempuh yang tercatat pada odometer.
| Tipe Fortuner 2020 | Estimasi Harga Bekas |
|---|---|
| 2.4 G Diesel | Rp350.000.000 – Rp380.000.000 |
| 2.4 VRZ Diesel | Rp385.000.000 – Rp420.000.000 |
| 2.4 VRZ TRD Sportivo Diesel | Rp395.000.000 – Rp455.000.000 |
| 2.7 SRZ Bensin | Rp360.000.000 – Rp390.000.000 |
Besaran nominal di atas dapat mengalami perbedaan di setiap wilayah Indonesia. Unit yang dilengkapi dokumen perawatan resmi komplit dan kondisi bodi mulus umumnya dipasang pada harga yang lebih tinggi.
Spesifikasi Mesin Varian Bensin dan Diesel
Ketangguhan sasis ladder frame pada Fortuner 2020 ditunjang oleh dua pilihan dapur pacu yang optimal untuk kebutuhan dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.
Mesin Diesel 2.4L
Varian diesel ditenagai oleh mesin berkode 2GD-FTV dengan kapasitas 2.393 cc. Jantung mekanis 4 silinder segaris DOHC VNT Intercooler ini mampu memproduksi tenaga mencapai 149,6 hp pada putaran 3.400 rpm dan torsi puncak sebesar 400 Nm pada kisaran 1.600-2.000 rpm.
Mesin Bensin 2.7L
Versi bensin menggunakan mesin berkapasitas 2.694 cc dengan kode 2TR-FE. Mengandalkan konfigurasi 4 silinder segaris Dual VVT-i, tipe ini menghasilkan tenaga maksimal hingga 160 hp dan torsi tertinggi sebesar 242 Nm pada putaran 4.000 rpm.
Karakteristik dan Perbedaan Tiap Varian
Setiap tipe Fortuner bekas tahun 2020 menawarkan kelengkapan fitur serta karakter berkendara yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan segmen konsumen yang beragam.
Tipe G hadir sebagai varian entry level dengan harga paling ekonomis yang berfokus pada fungsi utilitas dasar. Varian ini menggendong mesin diesel 2.4 liter, menawarkan opsi sistem penggerak roda 4x2 dan 4x4, serta menggunakan tampilan kabin yang lebih standar.
Varian VRZ menjadi tipe yang paling diminati di bursa mobil bekas karena memadukan efisiensi konsumsi bahan bakar diesel dengan kemewahan fitur. Kendaraan ini sudah disemati lampu Bi-Beam LED, Smart Entry System, pengaturan kursi pengemudi elektrik, hingga power back door yang dilengkapi kick sensor.
Bagi konsumen yang menyukai kehalusan berkendara, tipe SRZ dibekali mesin bensin 2.7 liter yang minim getaran di dalam kabin. Performa varian ini terasa lebih responsif pada putaran mesin atas dengan fasilitas kenyamanan kabin yang setara dengan tipe VRZ.
Toyota juga menyediakan paket kosmetik TRD Sportivo pada tipe tertentu untuk memberikan nuansa visual yang lebih sporty. Perubahan tersebut terlihat pada pengaplikasian body kit khusus, grill berwarna dark chrome, desain velg yang eksklusif, serta tambahan fitur keselamatan aktif seperti Blind Spot Monitor dan Lane Departure Warning.
Poin Kelebihan dan Kekurangan Kendaraan
Nilai tambah utama dari SUV ini terletak pada resale value merk Toyota yang kokoh di pasar otomotif. Karakter torsi besar pada putaran bawah membuat varian dieselnya nyaman saat mengangkut beban penuh, ditambah dengan hadirnya fitur modern seperti wireless charger, kamera 360 derajat, dan sasis kokoh yang andal melewati jalan rusak.
Meski demikian, terdapat beberapa kelemahan yang perlu dipertimbangkan matang-matang. Penggunaan sasis tangga membuat bantingan suspensinya terasa lebih kaku dibandingkan jenis SUV monokok, ruang kaki pada baris ketiga tergolong sempit untuk penumpang dewasa, serta belum tersedianya fitur sunroof jika dibandingkan kompetitor sekelasnya.
Panduan Melakukan Inspeksi Sebelum Membeli
Calon pembeli disarankan melakukan langkah pemeriksaan yang komprehensif agar tidak mendapatkan unit yang bermasalah. Memanfaatkan penyedia jasa inspeksi profesional sangat dianjurkan untuk memeriksa sektor mesin, kaki-kaki, komponen kelistrikan, serta mendeteksi riwayat tabrakan atau banjir secara akurat.
Pemeriksaan buku servis berkala juga krusial untuk melacak kedisiplinan pemilik terdahulu dalam merawat komponen mekanis. Khusus untuk unit bermesin diesel, perhatikan kebersihan komponen rumah turbo dan pastikan tidak ada kebocoran oli atau keluarnya asap pekat dari saluran pembuangan gas sisa pembakaran.
Aspek legalitas keaslian dokumen seperti STNK dan BPKB wajib dicocokkan secara teliti dengan nomor rangka serta nomor mesin fisik kendaraan. Sesi uji jalan atau test drive mutlak dilakukan demi merasakan langsung respons perpindahan gigi transmisi, akurasi sistem kemudi, hingga performa pengereman di berbagai kondisi jalan.