Ahli Bengkel Beri Panduan Memilih Mobil Eropa Bekas Bagi Pemula

Ahli Bengkel Beri Panduan Memilih Mobil Eropa Bekas Bagi Pemula

Pemula yang berencana membeli mobil Eropa bekas disarankan untuk memperhatikan peremajaan komponen vital dan memilih tahun produksi tertentu guna menghindari biaya perawatan yang membengkak. Hal tersebut disampaikan oleh Effry dari New Benefit Auto Service di Bogor pada Selasa (12/5/2026).

Langkah awal yang krusial bagi pemilik baru adalah memastikan kondisi teknis kendaraan tetap prima segera setelah unit berpindah tangan. Dilansir dari Otomotif, fokus utama harus diarahkan pada penggantian cairan pelumas dan pembersihan sistem penyaringan udara maupun bahan bakar.

"Paling pertama yang harus diremajakan ya oli dan filter-filter. Dari situ nanti kita tahu urutannya, oh ini sudah pernah ganti. Terutama kalau mau milih mobil yang minim masalah, pastikan kaki-kaki dipakainya masih enak dan mesin tidak ngebul," ujar Effry, dari New Benefit Auto Service.

Pemilihan unit berdasarkan usia kendaraan juga menjadi faktor penentu kemudahan perawatan bagi para penghobi otomotif baru. Effry menilai bahwa mobil produksi akhir era 90-an hingga medio 2010 merupakan pilihan yang paling ideal untuk dipelihara.

"Kalau yang enak itu sekitar tahun 1997 sampai 2010. Itu masih enak lah. Kalau sudah ke atas lagi, maintenance-nya sudah lebih njelimet lagi," ucap Effry.

Terdapat perbedaan signifikan pada sistem kerja antara kendaraan Eropa produksi lama dan modern. Mobil keluaran 1990-an cenderung mengandalkan sistem mekanis yang dianggap memiliki ketahanan komponen lebih baik meski memerlukan kepekaan pengemudi dalam mendeteksi gejala kerusakan.

"Tahun 90-an memang ada masalah seperti seal klep ngebul, tapi sebenarnya lebih kuat. Kalau yang tahun 2013, itu sudah kena ECU-nya, kena ininya, repot," katanya.

Sebaliknya, mobil yang diproduksi setelah tahun 2010 telah didominasi oleh sistem elektronik canggih. Integrasi teknologi ini memungkinkan pemilik kendaraan mengidentifikasi gangguan melalui indikator di panel instrumen atau bantuan perangkat diagnostik digital.

"Kalau tahun belasan, dilihat di dasbornya sudah enak, ada yang nyala tidak? Nanti tinggal tanya-tanya lewat scanner. Kalau zaman dulu kan harus pakai feeling juga, apanya nih yang bermasalah," ujar Effry.

Bagi konsumen yang memprioritaskan efisiensi biaya dan kenyamanan, mobil di rentang tahun 2000-an awal hingga 2010 dianggap sebagai pilihan yang lebih rasional. Hal ini dikarenakan teknologi pada periode tersebut belum serumit mobil modern namun sudah memberikan kenyamanan khas Eropa.

Artikel terkait

Rekomendasi