Pasar low multi purpose vehicle atau LMPV kembali menunjukkan gairahnya pada April 2026 setelah sempat mengalami perlambatan selama masa Lebaran. Peningkatan distribusi terjadi pada beberapa model keluarga seiring dengan normalnya aktivitas pengiriman unit dari pihak pabrikan ke dealer.
Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo memperlihatkan bahwa total wholesales untuk segmen LMPV sepanjang April 2026 menyentuh angka 11.752 unit. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 49,9 persen jika dibandingkan dengan capaian pada Maret 2026 yang hanya berada di angka 7.838 unit, seperti dilansir dari Otomotif.
Toyota Avanza terpantau masih kokoh mempertahankan posisinya sebagai model LMPV paling laris di pasar domestik. Kendaraan yang kerap dijuluki mobil sejuta umat ini sukses membukukan angka distribusi sebanyak 3.491 unit selama April 2026, yang berarti naik dari perolehan bulan sebelumnya sebesar 2.366 unit.
Tepat di bawahnya, Toyota Veloz HEV berhasil menorehkan angka penjualan sebanyak 3.262 unit. Pencapaian dari model ini sekaligus menegaskan adanya tren positif bagi kendaraan hybrid pada segmen MPV yang kian mendapatkan perhatian dari para konsumen.
Pertumbuhan yang cukup agresif juga ditunjukkan oleh BYD M6 yang merupakan MPV berbasis listrik asal China. Model ramah lingkungan ini mencatatkan angka wholesales sebanyak 2.472 unit, atau melonjak sangat jauh dari perolehan Maret 2026 yang kala itu tertahan pada angka 976 unit.
Sementara itu, Mitsubishi Xpander menempati peringkat selanjutnya dengan jumlah distribusi sebesar 1.224 unit. Hyundai Stargazer juga ikut mengalami kenaikan performa penjualan menjadi 615 unit, sedangkan Daihatsu Xenia mencatatkan angka distribusi sebanyak 452 unit.
Pada papan bawah penjualan segmen ini, Suzuki Ertiga tercatat mengantongi angka 117 unit. Angka tersebut diikuti oleh produk pendatang baru yang mulai masuk ke dalam radar persaingan, yakni Aletra L8 EV dengan raihan sebanyak 80 unit.
Peta persaingan di segmen kendaraan keluarga ini mengalami pergeseran posisi yang cukup dinamis dari bulan sebelumnya. Kehadiran varian elektrifikasi turut mengubah dominasi di jajaran atas model terlaris tanah air.
Berikut adalah perbandingan performa distribusi atau wholesales dari setiap merek LMPV yang bersaing di pasar otomotif Indonesia.
| Peringkat | Model Kendaraan | Jumlah Penjualan April 2026 (Unit) |
|---|---|---|
| 1 | Toyota Avanza | 3.491 |
| 2 | Toyota Veloz HEV | 3.262 |
| 3 | BYD M6 | 2.472 |
| 4 | Mitsubishi Xpander | 1.224 |
| 5 | Hyundai Stargazer | 615 |
| 6 | Daihatsu Xenia | 452 |
| 7 | Suzuki Ertiga | 117 |
| 8 | Aletra L8 EV | 80 |
| 9 | Kia Carens | 39 |
Data Pembanding Distribusi LMPV Maret 2026
Sebagai bahan evaluasi terhadap lonjakan pasar yang terjadi, capaian pada bulan sebelumnya memperlihatkan volume yang cenderung lebih rendah di hampir seluruh pabrikan otomotif.
| Peringkat | Model Kendaraan | Jumlah Penjualan Maret 2026 (Unit) |
|---|---|---|
| 1 | Toyota Avanza | 2.366 |
| 2 | Toyota Veloz HEV | 2.325 |
| 3 | Mitsubishi Xpander | 1.152 |
| 4 | BYD M6 | 976 |
| 5 | Hyundai Stargazer | 545 |
| 6 | Daihatsu Xenia | 331 |
| 7 | Suzuki Ertiga | 82 |
| 8 | Kia Carens | 61 |