Pemerintah menyediakan jalur tol fungsional tanpa tarif guna mengurai kepadatan lalu lintas pada momen mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil seiring dengan mulai padatnya jalan raya oleh para pemudik yang menuju kampung halaman pada pertengahan Maret 2026.
Dikutip dari Caritahu, Badan Komunikasi Pemerintah RI melalui akun Instagram @bakom.ri mengumumkan ada enam ruas tol fungsional yang dibuka secara gratis. Total jalur tanpa tarif yang disediakan mencapai sekitar 198 km, tersebar di jalur Trans Jawa dan Trans Sumatra.
Penyediaan jalur bebas biaya ini diharapkan mampu memecah konsentrasi kendaraan dan mengurangi potensi kemacetan panjang. Deretan tol fungsional tersebut dioperasikan sementara waktu demi kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik.
Untuk wilayah Jawa, pengelolaan jalur fungsional ini berada di bawah naungan Jasa Marga. Jalur-jalur ini dibuka untuk menghubungkan beberapa titik krusial yang kerap mengalami kepadatan.
Masyarakat dapat mengakses jalur Jakarta-Cikampek II Selatan yang dibuka sepanjang 54,75 km. Selain itu, terdapat jalur Jogja-Bawen dengan panjang 4,85 km serta Jogja-Solo sepanjang 11,48 km. Ruas terakhir di pulau Jawa adalah Probolinggo-Banyuwangi Tahap I yang membentang sepanjang 49,68 km.
Jalur Tol Tanpa Tarif di Trans Sumatra
Sementara itu, pengelolaan tol fungsional gratis di Pulau Sumatra dipegang oleh Hutama Karya. Jalur ini disiapkan untuk mempermudah konektivitas antarpovinsi di Sumatra.
Ruas yang dibuka meliputi Sigli-Banda Aceh Seksi 1 dengan panjang mencapai 23,9 km. Selain itu, pemudik juga bisa memanfaatkan jalur Palembang-Betung Seksi 1 dan 2 yang memiliki panjang 53,6 km.
Meskipun tidak dikenakan biaya, pihak berwenang menerapkan jadwal jam operasional terbatas untuk seluruh ruas tol fungsional ini. Para pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan dari petugas kepolisian di lapangan.