PT ADM Catat Pemesanan Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 750 Unit

PT ADM Catat Pemesanan Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 750 Unit

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat angka Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk SUV kompak Daihatsu Rocky Hybrid telah mencapai 750 unit di Indonesia dalam periode Juli 2025 hingga April 2026. Kendaraan elektrifikasi pertama Daihatsu di tanah air tersebut saat ini masih didatangkan secara utuh atau diimpor langsung dari Jepang.

Seperti dilansir dari Detik Oto, mobil yang dipasarkan dengan harga Rp 299.850.000 OTR DKI Jakarta ini telah didistribusikan ke jaringan dealer sebanyak 280 unit sepanjang Januari sampai April 2026 berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Pihak produsen menyatakan bahwa pergerakan angka pemesanan unit kendaraan ramah lingkungan ini terus berjalan sejak pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat.

"SPK Daihatsu Rocky Hybrid sudah 750, dari Juli (2025) sampai April 2026," ujar Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) saat konferensi pers di BSD Tangerang, Rabu (20/5/2026).

Distribusi kendaraan kepada konsumen sendiri tercatat sudah dimulai sejak akhir tahun lalu bertepatan dengan salah satu pameran otomotif besar di Jakarta.

"Di kita dari penjualan kita kan sudah mulai first delivery dari bulan November pada saat GJAW. Iya, sekitar itu 400-an," kata Tri Mulyono, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation dalam kesempatan yang sama.

Manajemen perusahaan memperkirakan pasokan unit dari negara asal akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam waktu dekat guna memenuhi permintaan pasar.

"Dan mungkin suplai terbesarnya seratusan lebih mulai di bulan ini ya," tambah Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Secara teknis, Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid mengadopsi sistem serial hybrid, di mana roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik sedangkan mesin bensin 1.2L dengan kode WA-VEX hanya berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai berkapasitas 0,74 kWh. Motor listrik tersebut mampu menyemburkan tenaga maksimal 106 PS dan torsi puncak sebesar 170 Nm.

Melalui metode pengujian Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle (WLTC), efisiensi bahan bakar mobil ini diklaim mampu menyentuh angka 28 km/liter, bahkan mencapai 34,8 km/liter pada pengujian JC08 di Jepang dengan tingkat emisi gas buang yang rendah sebesar 83 gram CO2/km.

Artikel terkait

Rekomendasi