Pemkab Manggarai Barat Imbau Wisatawan Pilih Agen Travel Labuan Bajo

Pemkab Manggarai Barat Imbau Wisatawan Pilih Agen Travel Labuan Bajo

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memperingatkan wisatawan untuk selektif memilih agen perjalanan guna menghindari maraknya kasus penipuan di Taman Nasional Komodo. Imbauan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Fransiskus Sales Sodo pada Selasa (12/5/2026) sebagai langkah preventif bagi pelancong di Labuan Bajo.

Fransiskus menekankan pentingnya menggunakan jasa biro perjalanan yang memiliki domisili hukum atau kantor fisik yang jelas di wilayah tersebut. Hal ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi dan pertanggungjawaban jika terjadi kendala selama masa kunjungan wisata, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

"Supaya saat ada kasus penipuan, atau kecelakaan dan lain sebagainya, ada yang bertanggung jawab," kata Fransiskus kepada Kompas.com, Selasa (12/5/2026).

Kegagalan proses hukum terhadap oknum agen perjalanan nakal sering terjadi karena pelaku sulit dilacak. Ketidakhadiran kantor perwakilan di lokasi tujuan membuat penanganan kasus penelantaran wisatawan sering berakhir tanpa solusi yang jelas bagi para korban.

"Makanya wisatawan harus bisa memastikan ketika dia berkunjung. Pastikan agen travel-nya itu, pertama, berkantor di Labuan Bajo. Kalaupun tidak berkantor di Labuan Bajo, punya perwakilan di sini," terang dia.

Pelacakan keberadaan penyedia jasa pariwisata kini menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menjamin keamanan publik. Pemkab Manggarai Barat juga telah meluncurkan sarana digital guna memantau aktivitas operasional para pelaku usaha di sektor tersebut.

"Salah satu alasan penyediaan aplikasi Gendang Mabar yang kami buat itu untuk menyelesaikan persoalan ini," ucapnya.

Selain legalitas agen, aspek keselamatan di lapangan juga bergantung pada kualitas pendampingan selama perjalanan. Penggunaan jasa pemandu lokal dianggap sebagai pilihan paling rasional mengingat karakteristik geografis wilayah perairan Komodo yang cukup ekstrem.

"Berwisata ke Taman Nasional Komodo itu, tingkat risiko cukup tinggi, jadi, guide yang mendampingi sebaiknya orang lokal yang punya pengalaman dan paham tentang situasi Taman Nasional Komodo dan laut di sekitarnya," terang dia.

Artikel terkait

Rekomendasi