Penjualan Mobil Listrik April 2026 Melonjak Capai 18 Persen Pasar Nasional

Penjualan Mobil Listrik April 2026 Melonjak Capai 18 Persen Pasar Nasional

Gairah pasar mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2026. Meski persaingan antar merek global semakin sengit, minat konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan ini justru mengalami peningkatan yang signifikan.

Berdasarkan data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip dari Otomotif, distribusi wholesales mobil nasional pada April 2026 menyentuh angka 80.776 unit. Jumlah tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 31,8 persen jika dibandingkan dengan capaian pada Maret 2026.

Lonjakan ini menjadi indikator kuat bahwa sektor otomotif tanah air kembali bergerak dinamis setelah melewati periode libur Lebaran. Dari keseluruhan distribusi kendaraan tersebut, sektor mobil listrik memberikan kontribusi yang cukup besar.

Tercatat sebanyak 14.815 unit mobil listrik terserap pasar dalam satu bulan tersebut. Dengan perolehan ini, pangsa pasar kendaraan listrik kini telah menguasai sekitar 18,34 persen dari total penjualan mobil secara nasional.

Data menunjukkan bahwa pertumbuhan segmen kendaraan listrik (EV) di Indonesia masih berada dalam fase yang sangat agresif. Jaecoo J5 kembali mengukuhkan posisinya sebagai model EV paling diminati oleh masyarakat Indonesia pada April 2026.

SUV listrik ini mencatatkan angka distribusi mencapai 3.179 unit. Performa penjualan yang konsisten membuat Jaecoo J5 berhasil mempertahankan takhtanya di posisi puncak pasar mobil listrik domestik.

Persaingan di papan atas juga diramaikan oleh kehadiran BYD M6 yang mencuri perhatian besar. MPV listrik dengan kapasitas tujuh penumpang ini membukukan pengiriman sebanyak 2.472 unit ke dealer.

Angka tersebut menunjukkan lompatan yang sangat drastis bagi BYD M6. Sebagai perbandingan, pada bulan sebelumnya model ini hanya mencatatkan angka distribusi di kisaran 523 unit.

Pertumbuhan positif juga dialami oleh Denza D9 yang mendistribusikan sebanyak 1.032 unit. Selain itu, model BYD Sealion 07 turut memperkuat persaingan pasar dengan raihan pengiriman mencapai 1.617 unit.

Namun, situasi berbeda justru dialami oleh BYD Atto 1. Model yang sebelumnya sempat menjadi salah satu tulang punggung penjualan ini mengalami penurunan distribusi yang cukup tajam hingga menyisakan 108 unit saja.

Ekspansi Produsen China di Indonesia

Lanskap industri mobil listrik Indonesia juga mulai diwarnai oleh kehadiran Geely. Produsen asal Negeri Tirai Bambu ini menunjukkan performa yang cukup menjanjikan melalui model ringkasnya, Geely EX2.

Mobil listrik mungil ini berhasil mencatatkan distribusi sebanyak 1.042 unit. Keberhasilan ini menempatkan Geely EX2 ke dalam jajaran kendaraan listrik paling laku sepanjang bulan April tahun ini.

Secara akumulatif, total distribusi mobil listrik dari Januari hingga April 2026 telah mencapai angka 47.781 unit. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 89,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya tercatat 25.231 unit.

Daftar Mobil Listrik Terlaris di Indonesia Periode April 2026
PeringkatModel Kendaraan ListrikJumlah Distribusi (Unit)
Jaecoo J53.179BYD M6
2.472BYD Sealion 071.617
Geely EX21.042Denza D9
1.032AION V449
Wuling Darion EV421Chery iCar 03 (Termasuk J6)
391VinFast VF3378
Wuling Eksion376AION UT
321BYD Atto 1108

Data di atas mempertegas tren bahwa adopsi masyarakat terhadap teknologi kendaraan bebas emisi terus merangkak naik. Peningkatan hampir dua kali lipat secara tahunan tersebut menunjukkan pergeseran preferensi konsumen yang semakin nyata menuju transportasi berkelanjutan.

Artikel terkait

Rekomendasi