Jasa Marga kembali melaksanakan agenda pemeliharaan rutin di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi guna menjaga kualitas infrastruktur jalan tetap optimal. Dilansir dari Otomotif, kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi seluruh pengendara.
Langkah preventif tersebut diambil untuk menjamin aspek keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan yang melintas. Proyek ini mencakup rekonstruksi perkerasan serta teknik pemeliharaan berupa scrapping, filling, and overlay (SFO) di sejumlah titik strategis.
Area yang menjadi sasaran perbaikan merupakan jalur krusial yang menghubungkan mobilitas masyarakat menuju kawasan wisata di Bandung dan wilayah sekitarnya. Pihak pengelola tol telah merinci jadwal serta lokasi pengerjaan agar masyarakat dapat mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Pengerjaan rekonstruksi perkerasan dijadwalkan berlangsung mulai Minggu, 10 Mei 2026 pukul 24.00 WIB hingga Rabu, 13 Mei 2026 pukul 14.00 WIB. Berikut adalah detail lokasi yang terdampak pada jalur tersebut:
- Arah Bandung: Lajur 2, Off Ramp Jatiluhur pada titik 1-2 sebanyak dua titik pekerjaan.
- Arah Jakarta: Lajur 1 pada KM 67+965 hingga KM 67+925.
- Arah Cileunyi: Lajur 1-2, Off Ramp Kopo dan Off Ramp Buah Batu yang mencakup empat titik pekerjaan.
Pekerjaan Scrapping, Filling, and Overlay (SFO)
Selain rekonstruksi, tim di lapangan juga melakukan pekerjaan SFO di beberapa akses masuk dan keluar tol. Seluruh pekerjaan ini juga ditargetkan selesai pada Rabu, 13 Mei 2026 pukul 14.00 WIB sejak dimulai pada Minggu malam sebelumnya.
Titik pengerjaan SFO meliputi Lajur 1 Akses Cileunyi, Lajur Bahu Luar On Ramp Pasir Koja, serta Lajur Bahu Luar On Ramp Buah Batu. Selain itu, perbaikan dilakukan di Lajur Bahu Luar dan Off Ramp M. Toha sebanyak dua titik pekerjaan.
Untuk arah Padalarang, pemeliharaan difokuskan pada Lajur 2 dan Lajur Bahu Luar mulai KM 151+529 hingga KM 120+866. Pekerjaan di wilayah ini mencakup tiga titik rekonstruksi jalan secara berkala.
"Lajur yang menjadi objek pekerjaan untuk sementara tidak dapat dilintasi selama pekerjaan berlangsung. Namun, lajur lainnya tetap dapat digunakan sebagai lajur lalu lintas," kata Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Agus Susilo dalam keterangan resminya, Senin (11/5/2026).
Pihak manajemen memastikan upaya maksimal dilakukan agar gangguan terhadap kelancaran perjalanan dapat diminimalisir selama periode pemeliharaan. Agus Susilo juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan.
“Kami memohon maaf atas hambatan perjalanan selama kegiatan pemeliharaan berlangsung di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi," ujarnya.