Memilih kendaraan roda empat di pasar mobil bekas memerlukan ketelitian agar mendapatkan unit yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran belanja. Bagi pengendara muda, kemudahan perawatan sering kali menjadi indikator utama dalam menentukan pilihan unit kendaraan.
Dikutip dari Suara, terdapat dua kandidat kuat di segmen hatchback mungil yang dikenal memiliki reputasi mesin bandel, yaitu Toyota Etios Valco dan Daihatsu Sirion. Keduanya menawarkan nilai tambah berbeda bagi calon pemiliknya.
Toyota Etios Valco tahun produksi 2013 menjadi opsi menarik bagi konsumen yang memprioritaskan efisiensi bahan bakar. Mobil ini dipersenjatai dengan mesin 1.2L 4-silinder DOHC yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 80 hp dan torsi 105 Nm.
Ketersediaan suku cadang model ini terjamin di pasaran karena memiliki kemiripan karakter komponen dengan Toyota Agya. Keunggulan utamanya terletak pada konsumsi BBM yang efisien, yakni mencapai 17 hingga 18 km per liter untuk rute luar kota.
Harga pasaran untuk unit Etios Valco bekas terpantau cukup stabil di angka Rp60 jutaan. Selain harga beli yang terjangkau, biaya kepemilikan mobil ini juga ringan dengan estimasi pajak tahunan sekitar Rp1,2 jutaan saja.
Performa dan Fleksibilitas Harga Daihatsu Sirion
Sebagai kompetitor, Daihatsu Sirion tahun 2012 menawarkan performa yang lebih bertenaga di jalan raya. Kendaraan ini mengusung mesin 1.3L VVT-i berkapasitas 1298 cc dengan semburan tenaga antara 87 hingga 95 PS.
Kapasitas mesin yang lebih besar memberikan stabilitas lebih saat bermanuver, meski harus mengorbankan sedikit efisiensi bahan bakar. Konsumsi BBM Sirion tercatat berada di kisaran 12 sampai 15 km per liter.
Keunggulan utama Sirion terletak pada fleksibilitas harga di pasar mobil bekas. Unit dengan kondisi standar bisa didapatkan mulai dari harga Rp45 jutaan, sementara varian tertinggi seperti tipe RS AT dapat mencapai harga Rp90 jutaan.
Calon pembeli sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh sebelum melakukan transaksi. Pengecekan wajib mencakup riwayat servis berkala serta memastikan keabsahan dokumen kendaraan guna menghindari kendala hukum di kemudian hari.