Layanan bus AKAP interkoneksi antarpulau semakin berkembang dengan hadirnya rute baru yang menghubungkan Pulau Jawa dan Nusa Tenggara Barat. Perusahaan Otobus (PO) SPS Liner secara resmi membuka trayek baru dari Yogyakarta menuju Bima, NTB, menggunakan armada bus sleeper.
Langkah ini menempatkan PO SPS Liner sebagai pelopor yang menyediakan armada sleeper bus untuk rute tersebut, seperti dilansir dari Otomotif. Kehadiran fasilitas ini langsung menarik perhatian dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna media sosial.
"Benar, pakai sleeper bus. Tidak ada transit, sehingga lebih cepat. Tiketnya mulai dari Rp 1.075.000. Ada lima kali servis makan," kata agen tiket PO SPS kepada Kompas.com, Minggu (31/5/2026).
Jarak yang membentang antara Yogyakarta dan Bima membuat durasi perjalanan diperkirakan menghabiskan waktu sekitar 41 jam. Guna menjaga kenyamanan penumpang selama perjalanan jauh tersebut, armada dirancang khusus menggunakan kursi yang bisa direbahkan.
Setiap bangku penumpang telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti bantal, selimut, AVOD, serta lubang pengisi daya ponsel. Selain itu, armada ini juga menyediakan toilet di dalam kabin bus.
Selama perjalanan, para penumpang akan mendapatkan fasilitas tambahan berupa makanan ringan dan air minum. Keberangkatan perdana dari arah Bima sudah berjalan pada 29 Mei pukul 17.00 WITA.
Sementara itu, jadwal keberangkatan perdana dari arah Yogyakarta dijadwalkan pada 1 Juni 2026 pukul 10.30 WIB.
Pemesanan Tiket dan Jalur Lintasan
Masyarakat yang ingin menggunakan layanan ini dapat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi resmi SPS Liner di Playstore atau situs sps.rongrit.com. Pembelian tiket juga dapat dilayani langsung melalui jaringan agen resmi terdekat.
Rute perjalanan dari arah Bima akan bergerak menjemput penumpang di beberapa titik meliputi Mataram, Denpasar, Malang, Surabaya, Solo, dan menyudahi perjalanan di Yogyakarta.
Sebaliknya, bus yang berangkat dari Yogyakarta menuju Bima akan menyusuri jalur melewati Solo, Surabaya, Malang, Denpasar, Mataram, sebelum tiba di titik akhir Bima, NTB.