Prabowo Minta Pindad Desain Mobil Kepresidenan Kaca Transparan

Prabowo Minta Pindad Desain Mobil Kepresidenan Kaca Transparan

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menginstruksikan PT Pindad untuk merancang mobil kepresidenan khusus dengan desain kaca transparan. Permintaan tersebut disampaikan setelah dirinya melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16-5-2026), seperti dilansir dari Medcom.

Langkah penyiapan kendaraan baru ini bertujuan untuk mempermudah Presiden dalam menyalami masyarakat yang menyambutnya di sepanjang jalan. Saat melakukan rangkaian agenda kerja di Nganjuk, Presiden Prabowo diketahui mengendarai mobil kepresidenan Maung Garuda yang diproduksi oleh PT Pindad.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa gagasan tersebut muncul setelah dirinya berinteraksi langsung dengan warga Jawa Timur yang antusias menyambut kehadirannya.

"Rakyat kita itu mau kasih tangan, masa kita nggak kasih tangan. Jadi, aku coba kasih tangan. Tetapi, aduh ini memang rakyat Jawa Timur ya tangannya itu keras-keras. Rupanya, Jawa Timur banyak petaninya ya, emak-emaknya juga keras tangannya. Abis 2-3 kali kunjungan harus pakai minyak khusus aku," kata Presiden Prabowo.

Interaksi yang intens dengan masyarakat di bawah terik matahari membuat Presiden memikirkan konsep kendaraan dinas yang lebih akomodatif untuk menyapa warga.

"Tetapi itulah risiko, saya billing mereka tunggu berjam-jam di (bawah) matahari. Ini saya lagi mikir, minta Pindad, mana itu Profesor Sigit, mana itu? Gak ada? Coba didesain mobil khusus untuk Presiden pakai kaca itu yang ada kursi, tetapi kelihatan aku berdiri," kata Prabowo.

Merespons instruksi kepala negara, jajaran direksi PT Pindad menyatakan kesiapan penuh untuk merealisasikan kendaraan dengan spesifikasi khusus tersebut.

Direktur Utama PT Pindad (Persero), Sigit Puji Santosa, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima perintah langsung terkait pembuatan kendaraan berbahan kaca khusus dan kini sedang melakukan tahap persiapan.

"Sudah, kita siapkan," kata Sigit.

Meskipun persiapan telah berjalan, pihak manufaktur pertahanan dalam negeri tersebut belum bersedia memaparkan rincian teknis maupun target penyelesaian proyek.

"Tunggu tanggal mainnya nanti," kata Sigit.

Artikel terkait

Rekomendasi