Presiden Prabowo Subianto meminta PT Pindad untuk mendesain mobil khusus kepresidenan agar dirinya dapat menyapa masyarakat dalam posisi duduk namun tetap terlihat berdiri dari luar kendaraan.
Permintaan tersebut didasari atas rasa iba terhadap masyarakat yang sudah menunggu lama di jalan, sekaligus menyiasati rasa lelah karena harus terus berdiri di dalam kendaraan. Informasi mengenai keinginan kepala negara ini dilansir dari Detik Oto.
"Rakyat begitu banyak di luar jalan, masa Presiden di dalam kendaraan. Kan nggak lucu, terpaksa aku berdiri, bener nggak," ucap Prabowo.
Prabowo menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat yang tinggi untuk bersalaman membuatnya harus keluar melalui sunroof mobil. Kehadiran kursi khusus yang tidak terlihat dari luar diharapkan menjadi solusi agar aktivitas menyapa warga menjadi lebih efektif bagi dirinya yang kini telah berusia 75 tahun.
"Nih saya lagi mikir nih, Pindad mana itu Pak Profesor Sigit? Coba didesain mobil khusus untuk presiden pakai kaca gitu, yang ada kursi tapi kelihatan aku berdiri boleh dong. Gue nih udah 75 tahun nih, aku kasihan rakyat nunggu lama. Tapi saya semangat," ucapnya lagi.
Saat ini, Presiden Prabowo menggunakan mobil kepresidenan MV3 Garuda Limousine yang dikembangkan khusus oleh Pindad untuk kendaraan resmi Presiden dan Wakil Presiden RI. Kendaraan berwarna putih dengan tampilan eksklusif ini memiliki proteksi tinggi serta kenyamanan dengan material berkualitas.
Spesifikasi kendaraan taktis ini memiliki bobot 2,95 ton dengan dimensi panjang sekitar 5,05 meter, lebar 2,06 meter, tinggi 1,87 meter, serta desain long wheelbase yang lega. Mesinnya berdaya 202 PS/199 dk dengan transmisi otomatis 8 percepatan dan kecepatan maksimum 100 kilometer per jam.
MV3 Garuda Limousine juga dilengkapi dengan automatic footstep di bagian samping untuk memudahkan akses keluar masuk. Desainnya menggunakan logo Garuda pada bagian grille hingga velg, serta motif grille yang terinspirasi dari batik parang sebagai identitas bangsa.