Kawasan wisata Dunia Fantasi Ancol di Jakarta menghadirkan program promo spesial bertajuk Flash Sale Payday Beli 1 Gratis 1 pada Senin, 25 Mei 2026. Penawaran ini ditujukan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menikmati liburan dengan biaya lebih terjangkau.
"Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati wahana hiburan dengan harga lebih hemat selama periode liburan akhir Mei hingga pertengahan Juni 2026," kata Daniel Windriatmoko selaku Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Senin (25/5/2026).
Penjualan tiket promo tersebut dilakukan secara daring melalui situs resmi ancol.com selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 25 sampai 27 Mei 2026. Pengunjung yang telah membeli tiket dalam program ini dapat menggunakannya untuk rekreasi mulai tanggal 26 Mei hingga 19 Juni 2026.
"Karena menawarkan beragam atraksi permainan mulai dari kategori ramah keluarga hingga wahana pemacu adrenalin," jelas Daniel.
Terdapat banyak wahana populer yang siap menghibur pengunjung di kawasan Dunia Fantasi Ancol. Beberapa di antaranya meliputi Halilintar, Hysteria, Kora-Kora, Baling-Baling, Bianglala, hingga Istana Boneka.
"Kehadiran promo beli satu gratis satu dinilai dapat meningkatkan minat masyarakat untuk memanfaatkan waktu libur sekolah maupun akhir pekan dengan aktivitas rekreasi," terangnya.
Pengelola memberlakukan perbedaan harga tiket berdasarkan hari kunjungan yang dipilih oleh konsumen. Tarif tiket untuk hari Senin sampai Kamis dipatok sebesar Rp275.000, hari Jumat seharga Rp300.000, sedangkan untuk akhir pekan dan hari libur nasional dikenakan biaya Rp400.000.
Pihak manajemen LampuHijau.co.id mencatat bahwa tarif promo skema beli satu gratis satu tersebut hanya berlaku untuk jenis tiket reguler Dufan dengan kuota terbatas. Biaya itu juga belum mencakup tiket masuk pintu gerbang utama kawasan Ancol maupun tarif kendaraan pengunjung.
"Selain menghadirkan hiburan, program promo semacam ini juga menjadi strategi pengelola kawasan wisata untuk menjaga tingkat kunjungan dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata domestik di tengah tingginya minat masyarakat terhadap destinasi rekreasi keluarga," imbuh Daniel.