Dua Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar di Hutan Palupuh Agam

Dua Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar di Hutan Palupuh Agam

Dua bunga langka Rafflesia arnoldii mekar secara bersamaan di kawasan Hutan Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (9/5/2026). Fenomena alam ini dilaporkan terjadi dengan rentang waktu mekar pada hari ketiga dan ketujuh, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Kondisi salah satu bunga tersebut saat ini sudah melewati masa puncak mekarnya. Jarak antara titik tumbuhnya kedua puspa langka tersebut diperkirakan mencapai 50 meter di dalam area hutan.

Pegiat Wisata Palupuh, Joni Hartono menjelaskan bahwa salah satu bunga akan segera layu dalam waktu dekat. Kehadiran bunga raksasa ini menjadi magnet bagi turis asing yang sedang berada di wilayah Sumatera Barat.

"Bunga Rafflesia mekar hari ketujuh sudah berwarna hitam dan beberapa hari lagi bakal layu," kata Joni Hartono, pegiat Wisata Palupuh.

Tercatat sebanyak 40 wisatawan mancanegara, termasuk dari Belanda dan Perancis, telah datang langsung ke lokasi untuk menyaksikan keunikan flora dilindungi tersebut. Joni menyebutkan kunjungan wisatawan ke titik lokasi mekar tergolong cukup tinggi.

"Ada 40 wisatawan mancanegara berkunjung ke dua bunga Rafflesia tersebut," tutur Joni.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, siklus perkembangbiakan Rafflesia di lokasi tersebut masih terus berlanjut. Ditemukan sejumlah bonggol atau knop bunga yang diprediksi akan segera mekar dalam periode mendatang.

"Masih ada yang bakal mekar dalam waktu dekat. Selama Januari sampai 9 Mei 2026, enam bunga Rafflesia yang mekar," ucap dia.

Kawasan ini memang dikenal memiliki biodiversitas tinggi untuk jenis bunga-bunga unik dan dilindungi. Hal ini dikonfirmasi oleh pihak berwenang yang mengawasi wilayah konservasi di sekitar Maninjau.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, Ade Putra menerangkan bahwa wilayah tersebut merupakan habitat asli bagi berbagai jenis bunga bangkai dan Rafflesia.

"Bunga Rafflesia hampir setiap tahun mekar sempurna di lokasi tersebut," ujar Ade Putra, Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar.

Sebagai informasi tambahan, kawasan Cagar Alam Batang Palupuh yang memiliki luas sekitar 3,4 hektar merupakan zona konservasi utama. Area ini dikhususkan untuk melindungi ekosistem tempat tumbuhnya Rafflesia arnoldii secara alami di Kecamatan Palupuh.

Artikel terkait

Rekomendasi