PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap unit Toyota Land Cruiser 300 dan Lexus LX di Indonesia pada Senin (27/4/2026). Langkah ini diambil guna mengatasi potensi gangguan pada sistem transmisi otomatis yang dikendalikan oleh unit kontrol elektronik (ECU).
Penarikan ini bertujuan mencegah terjadinya penurunan performa kendaraan serta potensi kebocoran cairan pada sistem transmisi 10 percepatan. Dilansir dari Suara, kedua model premium tersebut mengandalkan teknologi linear solenoid yang berisiko mengalami kendala komunikasi antar-sistem dalam kondisi operasional tertentu.
Pihak manajemen menekankan pentingnya pemeriksaan berkala bagi pemilik unit dengan tahun produksi yang terdampak demi menjamin keselamatan berkendara di jalan raya.
"Saat ini, kami menemukan ada beberapa komponen kendaraan pada SUV Toyota dan Lexus tahun produksi tertentu yang membutuhkan pengecekan dan perbaikan jika dibutuhkan," ujar Jap Ernando Demily, Vice President Director TAM.
Permasalahan teknis ini dapat memicu komunikasi yang tidak sinkron antara ECU transmisi dan ECU mesin. Dampak yang mungkin terjadi adalah putaran mesin berlebih atau over-revving saat kendaraan melaju pada gigi tertentu, terutama ketika dipacu dalam kecepatan tinggi.
Selain risiko mesin, potensi kebocoran cairan transmisi juga menjadi sorotan karena dapat mengganggu stabilitas kinerja sistem secara menyeluruh. Toyota menyarankan pemilik kendaraan untuk segera melakukan pembaruan perangkat lunak melalui jaringan bengkel resmi.
Layanan perbaikan dan pembaruan perangkat lunak ini diperkirakan hanya membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 60 menit. Seluruh proses pemeriksaan hingga perbaikan disediakan oleh perusahaan secara gratis tanpa dibebankan biaya kepada pelanggan.
Di samping isu transmisi pada SUV mewah tersebut, perusahaan turut mengimbau pemilik model Alphard, NAV1, Camry, Corolla, Vios, dan Yaris produksi tahun 2001 hingga 2016 untuk memeriksa komponen airbag. Langkah pencegahan ini merupakan kelanjutan dari program pembenahan inflator airbag penumpang depan yang telah berjalan secara global.