5 Rekomendasi MPV Bekas Juni 2026 yang Layak Dipertimbangkan

5 Rekomendasi MPV Bekas Juni 2026 yang Layak Dipertimbangkan

Mencari mobil keluarga dengan harga terjangkau masih menjadi alasan utama banyak konsumen berburu MPV bekas. Dengan dana mulai Rp100 jutaan, pilihan MPV bekas pada Juni 2026 semakin beragam karena menawarkan fitur lengkap, perawatan mudah, dan nilai jual kembali yang stabil. Berikut adalah 5 rekomendasi MPV bekas yang masih layak dipertimbangkan untuk kebutuhan keluarga maupun mobilitas harian.

  1. Toyota Kijang Innova (2011-2016) — Mobil ini sangat diburu karena terkenal bandel, nyaman dengan suspensi empuk, kabin lega, serta suku cadang yang mudah ditemukan di seluruh Indonesia. Harga bekasnya berkisar antara Rp111 juta hingga Rp310 juta.
  2. Honda Freed (2012-2015) — Menawarkan pintu geser elektrik yang praktis dengan dimensi yang tidak terlalu besar sehingga sangat cocok dan nyaman untuk penggunaan di area perkotaan. Harga bekasnya berkisar antara Rp100 juta hingga Rp165 juta.
  3. Toyota Sienta (2016-2019) — Hadir dengan desain modern, fleksibilitas kabin yang baik, fitur lengkap, konsumsi bahan bakar efisien, serta didukung jaringan servis Toyota yang luas. Harga bekasnya berkisar antara Rp126 juta hingga Rp204 juta.
  4. Nissan Serena (2013-2015) — Menjadi incaran utama jika memprioritaskan kenyamanan penumpang karena menawarkan ruang kabin sangat lega dengan konfigurasi kursi fleksibel mirip mobil premium. Harga bekasnya berkisar antara Rp109 juta hingga Rp162 juta.
  5. Mazda Biante (2012-2016) — Opsi menarik yang menawarkan rasa berkendara stabil, kabin luas, serta kualitas interior premium dengan harga bekas yang kini sudah sangat terjangkau. Harga bekasnya berkisar antara Rp112 juta hingga Rp143 juta.

Pilihan MPV bekas Juni 2026 cukup beragam mulai dari yang tangguh, praktis, modern, hingga yang menawarkan kenyamanan ekstra. Sebelum membeli, pastikan untuk melakukan inspeksi menyeluruh pada kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, serta kelengkapan dokumen kendaraan demi menghindari biaya perbaikan tidak terduga.

Artikel terkait

Rekomendasi