Review Honda PCX 160 Setelah 39 Ribu Km: Bodi Lelah, Mesin Tetap Juara

Review Honda PCX 160 Setelah 39 Ribu Km: Bodi Lelah, Mesin Tetap Juara

Honda PCX 160 tipe CBS tahun 2022 warna Hitam Dof yang telah menempuh jarak 39.000 kilometer selama 2,5 tahun terbukti mengalami penurunan drastis pada tampilan visual, namun jantung mekanisnya tetap prima tanpa kendala.

Spesifikasi Utama Honda PCX 160 (Unit Tes)
ParameterDetail Spesifikasi
Tipe MotorHonda PCX 160 CBS (2022)
WarnaHitam Dof (Matte Black)
Jarak Tempuh39.000 kilometer
Usia Pemakaian2,5 tahun
Mesin157 cc SOHC 4-katup eSP+
Konsumsi BBM2,2 liter/100 km (1:45 hingga 1:50)

Desain dan Kondisi Fisik

Pemakaian ekstrem harian tanpa perawatan intensif membuat bodi berkelir Hitam Dof ini tampak bladus dan kucel akibat termakan usia. Bekas luka pemakaian terlihat jelas di area pijakan kaki yang sering terkena barang bawaan serta mika spidometer yang penuh goresan.

"Kalau dilihat bodinya karena ini hitam dof ya, karena usia akhirnya kelihatan semakin kayak bladus, kucel gitu. Dan kalau dilihat banyak kayak bekas-bekas baret-baret," ungkap Aan, Penguji Otomotif TV.

Selain itu, unit ini terindikasi pernah mengalami benturan keras di sisi kanan yang menyebabkan kerusakan fisik permanen. Detail kosmetik lain seperti karet handgrip menumpuk kotoran, kulit jok retak dengan jahitan terlepas, serta cat suspensi depan mengelupas.

"Ini kayaknya jatuhnya lumayan parah ke kanan jadi kelihatan ambyar ya, ini pcah retak gitu," ujar Aan, Penguji Otomotif TV.

Performa dan Mesin

Sektor dapur pacu 157 cc SOHC 4-katup eSP+ justru menunjukkan daya tahan luar biasa berkat kedisiplinan servis rutin berupa penggantian oli setiap 6.000 km. Karakteristik khas berupa minim getaran dan absennya gejala gredek pada area CVT menjadi pembuktian kualitas komponen mekanisnya.

"Meskipun sudah 39.000 km ternyata performanya masih enak banget. Dan khasnya PCX adalah dia halus banget... Getaran itu minim banget dan ternyata di motor ini juga enggak geredek," puji Aan, Penguji Otomotif TV.

Efisiensi bahan bakar juga bertahan di angka impresif. Saat digunakan untuk aktivitas touring, konsumsi bahan bakarnya stabil mencatatkan angka 2,2 liter/100 km atau setara dengan rasio 1:45 hingga 1:50.

Kenyamanan dan Suspensi

Keluhan suspensi keras atau gejala jeduk yang sering dirasakan pemilik unit baru justru membaik seiring bertambahnya usia pakai kendaraan. Perubahan karakter peredaman ini membuat bantingan motor terasa jauh lebih toleran dalam meredam guncangan di kontur jalan yang rusak.

"Ternyata untuk motor yang sudah berumur dan odometernya 39.000 km ternyata sekarang jadi empuk, jadi nyaman. Jeduk-jeduk yang bikin sakit pinggang itu benar-benar berkurang jauh," jelas Aan, Penguji Otomotif TV.

Kelebihan dan Kekurangan

  • Mesin 157 cc eSP+ tetap halus dan minim getaran setelah 39.000 km.
  • Bebas dari masalah penyakit gredek pada area CVT dengan servis rutin.
  • Konsumsi bahan bakar sangat irit (1:45 hingga 1:50 saat touring).
  • Karakter suspensi belakang berubah menjadi lebih empuk dan nyaman seiring usia pakai.
  • Bodi warna Hitam Dof cepat terlihat bladus, kusam, dan kucel tanpa perawatan ekstra.
  • Mika spidometer mudah mengalami baret dan goresan akibat pemakaian ekstrem.
  • Material karet handgrip mudah menumpuk kotoran.
  • Kulit jok rentan retak dan jahitan bisa terlepas setelah pemakaian jangka panjang.
  • Cat pada komponen suspensi depan mudah mengelupas (ngelotok).

Honda PCX 160 bekas dengan kilometer tinggi ini sangat cocok bagi konsumen yang mengutamakan keandalan mesin jangka panjang tanpa mau dipusingkan oleh urusan keandalan mekanis. Unit ini sangat berharga untuk dipinang asalkan pembeli siap mengalokasikan dana ekstra untuk peremajaan kosmetik bodi dan detail estetika luar yang telah aus dimakan usia.

Artikel terkait

Rekomendasi