iCar V23 hadir sebagai SUV berbasis energi listrik modern yang secara mengejutkan tetap mempertahankan karakter berkendara kasar dan suspensi lembut khas jip klasik lawas.
Desain dan Kenyamanan Kabin
Saat memasuki area kabin, pengemudi langsung disuguhkan dengan posisi berkendara commanding khas mobil jip era tahun 80-an atau 90-an. Nuansa retro ini diperkuat oleh kaca depan yang hampir tegak, desain jendela rendah, serta posisi jok yang tegak. Dashboard mobil ini dirancang sederhana dengan tetap mempertahankan tombol fisik klasik untuk pengaturan AC, lampu hazard, dan mode berkendara. Desain interior dari area dashboard ini bahkan terlihat sangat mirip dengan tampilan jip militer.
Performa dan Karakter Suspensi
Ketika mulai melaju di jalanan, iCar V23 menawarkan sensasi berkendara unik yang dinilai berbeda dengan saudaranya, Chery J6. Karakter suspensi MacPherson di bagian depan dan multi-link di belakang terasa lembut serta mampu meredam guncangan dengan baik untuk kebutuhan harian. Kendati demikian, mobil ini sengaja dirancang untuk menghasilkan gejala body roll yang cukup terasa bagi penumpang saat melewati jalanan tidak rata, demi menghidupkan kembali getaran dan bantingan khas mobil konvensional.
"Cuman karena sekarang Teknologinya sudah EV, jadi kita kombinasikan rasa berkendara, suasana dalam bentuknya, desain eksterior, kalau kita lihat interiornya pun dari dashboardnya saja sudah mirip kayak kita lihat dari military jip," cerita Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCAR Indonesia.
Pihak produsen menegaskan bahwa Chery J6 lebih dioptimalkan untuk medan on-road, sementara iCar V23 dipersiapkan untuk melibas jalanan yang lebih menantang.
"Kalau iCar dibuat lebih rough (suspensinya) biar orang naik mobil itu merasakan lagi mobil ini (V23) kayak gimana getarannya, bantingannya, terus harshness-nya, sampai Noise-nya kayak terasa kayak mobil ICE (internal combustion engine) walaupun itu EV," jelas Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCAR Indonesia.
Kelebihan dan Kekurangan
Berikut adalah beberapa poin kelebihan dan kekurangan dari iCar V23 berdasarkan hasil pengujian:
- Posisi berkendara commanding dengan visibilitas kaca tegak yang kokoh ala SUV vintage.
- Kombinasi suspensi MacPherson dan multi-link yang soft serta mumpuni meredam guncangan jalanan.
- Dashboard praktis yang tetap mempertahankan tombol fisik klasik untuk kemudahan kendali.
- Goyangan atau body roll penumpang cukup terasa saat melintasi permukaan jalan yang tidak rata.
- Sensasi berkendara, getaran, serta noise sengaja dibuat lebih kasar (rough) dibanding mobil listrik modern pada umumnya.
Mobil listrik ini menjadi pilihan menarik bagi para pencinta otomotif yang merindukan nostalgia berkendara dengan SUV jadul namun tetap menginginkan kepraktisan mesin bertenaga setrum modern. iCar V23 sangat cocok bagi konsumen yang menginginkan mobil harian berkarakter tangguh tanpa harus mengorbankan kenyamanan suspensi lembut.