Suzuki Satria Pro bukan sekadar facelift biasa karena kini dibungkus dengan fitur yang jauh lebih modern meskipun karakternya tetap mempertahankan identitas asli Satria.
| Komponen / Fitur | Detail Spesifikasi / Biaya |
|---|---|
| Mesin | 150 cc DOHC 4 katup, berpendingin cair |
| Tenaga Maksimal | |
| 18,1 Tk | |
| Torsi Maksimal | 13,8 Nm |
| Bobot | |
| Sekitar 115 kg | |
| Kapasitas Tangki Bensin | 4 liter |
| Konsumsi BBM Rata-rata | |
| 39 km/liter hingga 43 km/liter | |
| Fitur Keamanan & Berkendara | Rem ABS roda depan, Assist & Slipper Clutch, Keyless Ignition System |
| Konektivitas | |
| Bluetooth via aplikasi Suzuki (navigasi turn-by-turn, notifikasi telepon, indikator baterai) | |
| Biaya Servis Ringan | Rp 80.000 |
| Harga Oli Ecstar | |
| Rp 103.000 | |
| Harga Busi | Rp 25.000 |
| Harga Filter Udara | |
| Rp 46.000 | |
| Harga Kampas Rem Depan | Rp 117.500 |
| Pajak Tahunan (PKB, Opsen, SWDKLLJ) |
Desain dan Fitur Modern
Tampilan depan motor ini mengundang reaksi campur aduk dan bukan selera semua orang karena desain lampu depannya dinilai kurang tajam untuk memancarkan kesan sporty yang agresif. Kendati demikian, Suzuki memberikan pembaruan modern yang signifikan lewat lampu depan full LED tiga kluster, rem ABS di roda depan, serta pelek model palang Y yang sayangnya masih dipertahankan dari era tahun 2004. Bagian behel belakang kini beralih menggunakan bahan plastik yang sedikit mengurangi kesan premium, sementara lampu sein depan juga masih mengandalkan bohlam biasa.
Area kokpit kini dilengkapi spidometer LCD besar yang informatif dengan indikator gigi, konsumsi BBM real time, rata-rata konsumsi bahan bakar, voltase aki, hingga konektivitas smartphone via Bluetooth untuk menampilkan navigasi serta notifikasi. Motor bebek sport ini juga sudah dibekali sistem keyless ignition, walaupun proses membuka jok masih harus menggunakan anak kunci mekanis yang kurang praktis. Selain itu, bagasi kecil khas Satria tetap dipertahankan dan sekarang telah dilengkapi dengan tambahan USB charger type-A di dalamnya.
Performa dan Impresi Berkendara
Mesin 150 cc DOHC 4 katup berpendingin cairan milik Satria Pro menghasilkan performa yang buas dengan tenaga mencapai 18,1 Tk dan torsi 13,8 Nm. Saat putaran mesin melewati 6.000 rpm, semburan tenaganya langsung meledak hingga mampu menyentuh kecepatan 120 kpj dengan mudah di trek pendek sekitar 1 km. Namun, torsi di putaran bawah terasa kurang berisi sehingga pengendara harus lebih sering memainkan kopling dan menurunkan gigi saat menghadapi situasi stop and go di kemacetan kota.
Bobotnya yang ringan di kisaran 115 kg membuat handling motor ini sangat lincah untuk selap-selip di kepadatan jalan. Karakter suspensinya terasa empuk, bahkan cenderung terlalu mengayun di bagian belakang saat diajak bermanuver atau cornering secara agresif yang dikombinasikan dengan ukuran ban bawaan yang ramping. Untuk konsumsi bahan bakar, motor ini mencatatkan angka sekitar 39 km per liter pada rute kombinasi macet, dan bisa menyentuh 43 km per liter jika dikendarai dengan lebih santai, meskipun kapasitas tangki bensin yang hanya 4 liter membuat indikator bahan bakar cepat berkedip setelah menempuh jarak seratusan kilometer.
Kelebihan
- Panel instrumen baru lebih futuristis dan informatif
- Ada konektivitas smartphone
- Fitur keyless
- Assist & slipper clutch bikin tuas kopling ringan
- Rem ABS
- Performa bertenaga
- Handling ringan
Kekurangan
- Desain fascia bukan selera semua orang
- Spidometer masih layar monokrom
- Behel belakang bahan plastik
- Tidak ada engine cut off
- Buka jok masih pakai anak kunci
- Kapasitas tangki kecil
Suzuki Satria Pro memang bukan sebuah motor yang dirancang untuk semua orang. Namun, bagi pengendara yang mulai bosan dengan motor matik dan merindukan kembali sensasi berkendara manual yang responsif, motor bebek sport ini masih menjadi salah satu paket paling menarik dan bernilai di kelas 150 cc.