Review Wuling Cortez Darion EV: MPV Listrik Dingin Berfitur ADAS

Review Wuling Cortez Darion EV: MPV Listrik Dingin Berfitur ADAS

Wuling Cortez Darion EV menjadi salah satu mobil listrik yang mulai banyak dijadikan favorit untuk segmen MPV keluarga berkat desain menarik dan tawaran fitur yang memikat. Pengujian harian di dalam kota selama beberapa hari menunjukkan bahwa mobil ini memiliki kelebihan krusial sebagai nilai jual utama, namun tetap menyisakan catatan minor yang perlu diperhatikan calon konsumen.

Evaluasi Fitur Keselamatan dan Kenyamanan Kabin

Sebagai mobil keluarga, aspek keselamatan menjadi prioritas utama melalui penyematan teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang tergolong cukup lengkap di kelas MPV medium. Sensitivitas fitur Lane Keeping Assist (LKA) dan Forward Collision Warning (FCW) mampu memberikan rasa aman lebih, sementara kamera 360 serta kamera parkir menghasilkan gambar yang cukup tajam untuk melewati jalan sempit atau saat parkir.

Sistem pendingin kabin (AC) menjadi aspek yang paling berkesan karena memiliki karakter yang sangat dingin dan cocok untuk konsumen di Indonesia. Dalam pengujian, ketika temperatur disetel ke posisi paling tinggi dengan tingkat kipas paling rendah (level 1), hawa sejuk yang dihasilkan tetap terasa sangat dingin dan menusuk kulit, memastikan penumpang hingga baris ketiga bebas dari gerah saat macet.

Catatan Konektivitas dan Ergonomi Fitur

Sektor hiburan dan konektivitas menjadi catatan minor karena proses menghubungkan smartphone ke sistem head unit mobil terasa cukup menyulitkan. Mencoba mengoneksikannya melalui sambungan nirkabel Bluetooth maupun menggunakan kabel data (wired) tetap tidak bisa tersambung dengan lancar, dan hanya audio saja yang dapat terhubung sehingga mengganggu fungsi pemetaan digital (navigasi).

Varian tertinggi mobil ini sebenarnya sudah dibekali fitur premium berupa ventilated seat atau kursi dengan pendingin untuk menjaga kenyamanan punggung penumpang. Namun, fitur mewah ini hanya tersedia untuk kursi baris kedua (captain seat), sedangkan pengemudi dan penumpang depan belum bisa menikmati fasilitas tersebut.

Pengoperasian ventilated seat ini juga dirasa kurang praktis akibat absennya tombol fisik di dekat kursi untuk menyalakan atau mematikannya. Penumpang atau pengemudi harus masuk ke dalam menu bertingkat di dalam layar sentuh head unit utama di dasbor depan, yang terasa merepotkan terutama jika setelan ingin diubah saat mobil sedang melaju.

Kelebihan dan Kekurangan

  • Teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) tergolong cukup lengkap di kelas MPV medium.
  • Sensitivitas Lane Keeping Assist (LKA) dan Forward Collision Warning (FCW) memberikan rasa aman lebih.
  • Kamera 360 dan kamera parkir menghasilkan gambar yang cukup tajam.
  • Karakter sistem pendingin kabin (AC) luar biasa dingin bahkan pada setelan temperatur tertinggi dan kipas terendah.
  • Terdapat fitur premium ventilated seat pada kursi baris kedua (captain seat).
  • Proses sinkronisasi smartphone ke head unit menyulitkan (sambungan Bluetooth maupun kabel data hanya memuat audio).
  • Fitur ventilated seat terbatas hanya untuk kursi baris kedua, tidak tersedia untuk pengemudi dan penumpang depan.
  • Pengoperasian ventilated seat tidak praktis karena harus melalui menu bertingkat di layar sentuh head unit tanpa adanya tombol fisik.

Wuling Cortez Darion EV menawarkan paket MPV listrik keluarga yang sangat menggiurkan berkat kelengkapan ADAS dan sistem pendingin kabin yang luar biasa dingin. Kendati demikian, urusan konektivitas gawai yang kurang ramah pengguna serta pengoperasian fitur kabin yang terlalu berpusat di layar utama menjadi catatan yang patut dipertimbangkan sebelum Anda meminangnya.

Artikel terkait

Rekomendasi