RNS Indonesia resmi merambah pasar otomotif nasional melalui pembukaan cabang bengkel pertamanya di kawasan Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan pada Senin (4/5/2026). Ekspansi ini menandai kehadiran penyedia layanan perawatan mesin dan perbaikan bodi kendaraan dengan standar internasional asal Australia, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
Perusahaan yang berbasis di Melbourne, Australia ini membawa pengalaman operasional selama lebih dari 15 tahun ke Indonesia. Melalui fasilitas di Tangerang Selatan, RNS Indonesia menawarkan paket layanan komprehensif yang mencakup mechanical service hingga perbaikan bodi mobil dengan dukungan teknologi modern dan tenaga ahli berpengalaman.
CEO RNS Indonesia, Hassan Waleed, menilai bahwa pertumbuhan volume kendaraan di tanah air menjadi alasan utama pemilihan lokasi ekspansi. Kebutuhan terhadap jasa perbaikan yang profesional dan transparan menjadi peluang besar bagi model bisnis yang mereka tawarkan.
"Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, khususnya dari sisi kepemilikan kendaraan yang terus meningkat setiap tahunnya. Kami melihat adanya kebutuhan akan bengkel dengan standar layanan tinggi, transparan, dan profesional. RNS hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut," kata Sarah, CEO RNS Indonesia.
Pihak manajemen memberikan jaminan berupa garansi pada setiap unit layanan guna memastikan kualitas yang diberikan setara dengan tiga cabang mereka di Australia. Penggunaan peralatan canggih di bengkel ini ditujukan untuk menjaga standar operasional yang ketat bagi konsumen di pasar domestik.
"Kami tidak hanya ingin hadir sebagai bengkel, tetapi juga menjadi solusi bagi pemilik kendaraan di Indonesia. Dengan standar Australia yang kami bawa, kami ingin meningkatkan kualitas layanan otomotif di sini," kata Sarah, CEO RNS Indonesia.
Setelah peresmian di Tangerang Selatan, RNS Indonesia memproyeksikan perluasan jaringan ke wilayah Karawang dan Jakarta Selatan dalam waktu dekat. Perusahaan menyatakan telah menerima minat kemitraan melalui sistem waralaba seiring dengan respon positif dari pasar otomotif nasional.