Pebalap legendaris Valentino Rossi menyoroti performa Marc Marquez yang dinilai mengalami masa sulit akibat kendala cedera lengan pada kompetisi MotoGP 2026, Sabtu (23/5/2026).
Kondisi pebalap tim Ducati tersebut mendapat perhatian besar setelah performanya dinilai kurang beruntung musim ini, sebagaimana dilansir dari Otomotif. Masalah fisik Marquez bermula sejak GP Mandalika dan diperparah oleh insiden kecelakaan pada sesi sprint race GP Perancis di Sirkuit Le Mans.
Akibat rangkaian insiden tersebut, pebalap asal Spanyol itu harus melewati dua tindakan operasi pada bagian kaki kanan serta lengan untuk melepas baut yang mengganggu sistem saraf. Dampaknya, Marquez belum mampu tampil konsisten dan belum pernah mengamankan posisi podium dalam balapan Grand Prix sepanjang musim 2026 berjalan.
"Marquez kurang beruntung dengan lengannya," ujar Valentino Rossi, pebalap Yamaha.
Rossi menambahkan bahwa motor Ducati sebenarnya masih berada dalam level kompetitif di lintasan. Namun, beberapa pebalap andalan pabrikan tersebut dinilai belum berhasil mengonversi potensi kendaraan menjadi pencapaian yang optimal.
"Pebalap terbaik Ducati mengalami beberapa masalah dan sedikit kurang beruntung. Marquez dengan lengannya dan Pecco yang punya potensi besar, tetapi tidak selalu bisa mewujudkannya," kata Valentino Rossi.
Mantan rival Marquez ini juga memberikan pandangan mengenai peta persaingan dengan tim kompetitor. Rossi tidak sepakat dengan anggapan bahwa performa motor Aprilia sudah melampaui kemampuan Ducati secara keseluruhan saat ini.
"Saya tidak berpikir Aprilia lebih baik dari Ducati, hanya motornya sedikit berbeda," ujar Valentino Rossi.
Meski demikian, peningkatan performa Aprilia tetap mendapat apresiasi positif dari Rossi. Hal itu terjadi seiring dengan keberhasilan Marco Bezzecchi memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 setelah tampil konsisten bersama tim barunya tersebut.
"Bezzecchi banyak membantu perkembangan motor ini tahun lalu, dia merasa motor ini miliknya dan datang dengan motivasi tinggi," kata Valentino Rossi.
Selain performa impresif Bezzecchi, peningkatan proyek Aprilia musim ini juga ditopang oleh kehadiran Jorge Martin. Namun, kontribusi Martin belum sepenuhnya maksimal karena sang pebalap masih berada dalam proses pemulihan kebugaran fisik setelah sempat absen dari lintasan balap.