Platform SatuSatu.com resmi memperkenalkan Bali All Access Pass di Sequis Tower, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/5/2026) guna mengatasi kendala kemacetan serta kesulitan penyusunan rencana perjalanan bagi wisatawan di Bali. Layanan terintegrasi pertama di Indonesia ini memberikan akses ke lebih dari 50 destinasi wisata di Pulau Dewata.
Dilansir dari Detik Travel, peluncuran produk ini dilatarbelakangi oleh tingginya kepadatan infrastruktur wisata yang sering membuat durasi perjalanan meleset dari estimasi aplikasi navigasi. Kondisi tersebut memaksa wisatawan berpacu dengan waktu dan menghadapi antrean panjang di lokasi atraksi.
CEO TipTip Indonesia, Albert Lucius menjelaskan bahwa ide layanan tersebut muncul dari pengalaman pribadinya saat terjebak kemacetan selama dua jam menuju Jimbaran.
"Saya hari itu jam empat sore saya berangkat dari daerah Jimbaran, saya mau nonton tari kecak. Google Maps bilang 60 sampai 90 menit, tapi di jalan itu jadi dua jam lebih. Ini sangat common (biasa) di Bali," ujar Albert Lucius, CEO TipTip Indonesia.
Kendala fisik tersebut kemudian teratasi melalui bantuan layanan pendamping yang memastikan tiket sudah tersedia sebelum wisatawan tiba di lokasi. Albert menilai aspek efisiensi dan personalisasi menjadi kunci utama dalam pengalaman berwisata.
"Pas saya nyampe ke sana saya sudah di-WhatsApp sebelumnya, ‘Bapak jangan khawatir, tiketnya sudah saya ambilkan.’ Benar saya sampai di sana, saya tidak usah antre lagi. Ini experience yang hanya bisa diberikan oleh SatuSatu.com," jelas Albert Lucius, CEO TipTip Indonesia.
Bali All Access Pass mengusung konsep akses menyeluruh bagi berbagai atraksi tanpa mengharuskan pengguna membeli tiket satu per satu. Tersedia pilihan durasi mulai dari satu hingga tiga hari yang dapat disesuaikan dengan jadwal kunjungan masing-masing individu.
"Ini produk pertama di Indonesia, dengan konsep seperti all you can eat, tapi untuk atraksi wisata," kata Albert Lucius, CEO TipTip Indonesia.
Selain akses tiket, pengguna akan mendapatkan pendampingan concierge pribadi untuk menyusun rekomendasi perjalanan berdasarkan preferensi tertentu. Layanan ini memastikan setiap rencana tetap sinkron dengan lokasi dan minat wisatawan.
"Misalnya suka adventure (petualangan), nanti kita kasih rekomendasi sesuai lokasi," ujar Albert Lucius, CEO TipTip Indonesia.
Inisiatif ini juga dirancang untuk memperluas jangkauan operasional para pelaku usaha dan operator wisata lokal di Bali melalui platform digital yang terintegrasi.
"Harapan kami, pertama, dapat membantu wisatawan menikmati Bali secara maksimal. Kedua, membantu bisnis lokal di Bali agar lebih berkembang lewat satu platform," tutur Albert Lucius, CEO TipTip Indonesia.
Wisatawan dapat memperoleh kartu akses ini melalui situs SatuSatu.com dengan masa berlaku selama 90 hari setelah tanggal pembelian. Setelah melakukan aktivasi, tim concierge akan segera mengoordinasikan pengaturan transportasi serta jadwal aktivitas selama di Bali.