Seres Group bersiap menghadirkan merek otomotif baru di bawah naungan Chongqing Saidou Technology. Langkah strategis ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Volcano Engine, yang merupakan platform cloud dan kecerdasan buatan (AI) milik perusahaan induk TikTok, ByteDance, dikutip dari Medcom.
Merek baru tersebut lahir setelah Seres melakukan restrukturisasi besar-besaran pada bisnis otomotifnya. Perusahaan yang menjadi basis pengembangan ini sebelumnya bernama Chongqing Landian Technology, sebelum akhirnya resmi berganti identitas menjadi Chongqing Saidou Technology pada 29 Mei lalu.
Perubahan identitas ini juga disertai dengan suntikan dana segar mencapai 6,67 miliar yuan atau sekitar USD952,9 juta dari sejumlah investor strategis, seperti dikutip dari Carnewschina. Beberapa pihak yang terlibat meliputi dana investasi Pemerintah Distrik Shapingba Chongqing, anak usaha CATL yaitu Wending Investment, Bojun Technology, serta Xingyu Shares.
Pasca-restrukturisasi tersebut, komposisi kepemilikan saham di dalam perusahaan mengalami perubahan signifikan. Porsi saham Seres turun menjadi sekitar 32,96 persen sehingga tidak lagi menjadi pemegang saham pengendali, sementara platform investasi milik Pemerintah Distrik Shapingba memegang porsi terbesar sebanyak 34,50 persen.
Langkah korporasi ini diambil sebagai strategi untuk mengoptimalkan struktur aset yang dimiliki Seres. Selain itu, kebijakan ini bertujuan memisahkan lini bisnis lama yang kurang menguntungkan dari laporan keuangan konsolidasi perusahaan.
Saidou Technology kini tengah mempersiapkan peluncuran model perdana mereka yang ditargetkan meluncur sebelum akhir tahun ini. Berdasarkan data dari sumber industri di media otomotif Tiongkok, kendaraan pertama tersebut akan berbentuk crossover yang memadukan desain sedan dan SUV.
Mobil baru ini bakal dipasarkan dalam dua opsi sistem penggerak roda, yakni kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) dan kendaraan listrik dengan range extender (EREV). Seluruh proses perakitan kendaraan dijadwalkan berlangsung di fasilitas Seres Phoenix Factory yang kini sedang menyesuaikan lini produksinya.
Aspek teknologi kecerdasan buatan menjadi pembeda utama bagi merek Saidou di pasar otomotif. Berbeda dengan lini Aito yang memanfaatkan sistem berkendara pintar dari Huawei, Saidou sepenuhnya mengandalkan ekosistem AI dan infrastruktur digital dari Volcano Engine.
Penerapan teknologi ini diproyeksikan mampu menciptakan ruang kokpit pintar yang interaktif berkat integrasi model bahasa besar atau Large Language Model (LLM). Melalui basis cloud tersebut, pengguna kendaraan dapat merasakan interaksi digital yang lebih personal serta intuitif.
Meski menyediakan dukungan kecerdasan buatan, pihak Volcano Engine menegaskan bahwa mereka tidak akan masuk ke dalam sektor pengembangan sistem mengemudi otonom. Perusahaan berkomitmen tetap fokus sebagai penyedia infrastruktur komputasi, cloud, dan AI untuk ekosistem kendaraan.
Saidou menargetkan kelompok konsumen muda yang aktif serta dekat dengan pemanfaatan teknologi digital sebagai segmentasi pasar utama mereka. Guna mendukung target tersebut, perusahaan kini sedang mempersiapkan jaringan penjualan khusus untuk melayani pasar domestik Tiongkok maupun pasar internasional.