SNOI Ingatkan Pengguna Skuter Listrik Jaga Keselamatan di Jalan Raya

SNOI Ingatkan Pengguna Skuter Listrik Jaga Keselamatan di Jalan Raya

Kesadaran masyarakat untuk menggunakan e-scooter atau skuter listrik sebagai moda transportasi alternatif kini semakin meningkat. Kendaraan roda dua ini dinilai lebih hemat biaya dan fleksibel karena dapat dilipat serta dibawa ke dalam ruang kerja.

Meski demikian, faktor keamanan dan keselamatan diri dalam penggunaannya masih sering diabaikan oleh banyak orang. Padahal, otopet listrik ini melintasi median jalan raya yang sama dengan sepeda motor, sehingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi hal yang wajib dipenuhi demi keselamatan bersama.

Dikutip dari Medcom, Scooter Nation Owner Indonesia (SNOI) menegaskan bahwa keselamatan merupakan aspek paling krusial yang tidak boleh dikesampingkan oleh para pengguna. Mengingat kendaraan ini beroperasi di badan jalan, interaksi dengan pengguna jalan lain harus diantisipasi dengan bijak.

Ketua SNOI, Tomy Febiyan, menyampaikan pandangannya saat memberikan edukasi pada momentum CFD Jakarta pada Minggu (7/6/2026).

"Jadi penting untuk tetap menjaga keselamatan saat menggunakan e-scooter ini. Maksimal kecepatan maksimal 25 km per jam dan itu juga semua e-scooter menerapkan itu sebagai batas kecepatan. Karena ini aturan resmi dari pemerintah dan juga pihak kepolisian. Jadi tidak asal ngebut, misalnya kontroler di-upgrade," ujar Tomy.

Selain masalah pembatasan laju kendaraan, kelengkapan alat pelindung diri juga menjadi perhatian utama. Penggunaan perangkat keselamatan yang memadai dinilai mampu meminimalkan risiko fatalitas jika terjadi insiden di jalan raya.

"Pakailah helm, jaket, gloves dan pelindung badan lainnya agar tetap aman saat berkendara. Lalu mengapa kecepatannya dibatasi sampai 25 km per jam? Ya karena ini jenis skuter yang memang bukan buat ngebut. Ini untuk mempermudah mobilitas personal dan anti ribet."

Melalui komunitasnya, SNOI terus merangkul para pemilik e-scooter yang kedapatan belum melengkapi diri dengan perangkat keselamatan. Langkah ini diambil sebagai upaya masif untuk memberikan edukasi serta mewujudkan kenyamanan berkendara bersama di jalan raya.

Artikel terkait

Rekomendasi