PT Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi peralihan status 13 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi SPBU Signature yang berimbas pada penghentian penjualan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite.
Langkah transformasi ini membuat belasan titik pengisian bahan bakar tersebut kini hanya memfokuskan pelayanan pada produk nonsubsidi bagi kendaraan masyarakat, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa keputusan penghapusan Pertalite di lokasi-lokasi tersebut didasari oleh pengajuan program peningkatan status fasilitas oleh masing-masing pengelola SPBU secara mandiri.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, memberikan rincian mengenai alasan di balik ketiadaan stok bahan bakar penugasan pemerintah tersebut di lokasi SPBU terkait.
"SPBU tersebut beralih mengajukan program peningkatan status untuk menjadi SPBU Signature, SPBU Signature memang tidak menjual BBM subsidi," ujar Roberth M.V. Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.
Perubahan status ini juga membawa dampak pada peningkatan standar fasilitas serta kelengkapan sarana di area SPBU untuk menunjang kenyamanan pelanggan yang menggunakan produk bahan bakar berkualitas tinggi.
Berdasarkan data operasional, wilayah Jakarta menjadi lokasi utama keberadaan SPBU Signature yang sudah tidak lagi melayani pembelian produk Pertalite bagi konsumen.
Berikut adalah daftar lengkap SPBU Pertamina yang telah berganti status dan tidak menjual Pertalite:
| Nomor SPBU | Lokasi Alamat |
|---|---|
| 3111401 | Jl. S. Parman No.70, Slipi, Jakarta Barat |
| 3112204 | Jl. Sultan Iskandar Muda, Kebayoran, Jakarta Selatan |
| 3112401 | Jl. Fatmawati No.6, Cilandak, Jakarta Selatan |