Mengenal Strategi Zhejiang Qianjiang Motor Kuasai Pasar Motor Indonesia

Mengenal Strategi Zhejiang Qianjiang Motor Kuasai Pasar Motor Indonesia

Kehadiran merek Benelli, Keeway, hingga QJ Motor dalam satu diler yang sama sering kali memunculkan tanda tanya di benak para pecinta otomotif tanah air.

Fenomena penggabungan berbagai merek di bawah satu atap ini merupakan strategi besar dari raksasa otomotif asal China, Zhejiang Qianjiang Motorcycle Co., Ltd.

Dilansir dari Suara, perusahaan ini mengelola ekosistem merek yang luas untuk menyasar berbagai segmentasi pasar motor di Indonesia, mulai dari kelas ekonomi hingga segmen premium.

Kekuatan finansial dan teknologi Qianjiang didukung oleh Geely, grup otomotif global yang juga merupakan pemilik merek mobil mewah Swedia, Volvo.

Strategi ekspansi global mereka dijalankan melalui akuisisi merek-merek bersejarah untuk memperkuat posisi di pasar internasional maupun lokal.

Langkah awal Qianjiang menembus pasar global, termasuk Indonesia, dimulai saat mereka mengakuisisi Benelli pada tahun 2005 silam.

Merek legendaris asal Italia ini diposisikan sebagai heritage brand yang fokus pada segmen menengah ke atas dengan lini produk seperti Imperiale 400 dan TRK 502X.

Sementara itu, merek QJ Motor bertindak sebagai wajah utama grup yang menyasar pasar high-end atau motor gede (moge) premium.

QJ Motor menawarkan kendaraan berkapasitas mesin 250cc ke atas, seperti sportbike SRK 800 RR dan cruiser SRV 600 V, dengan harga yang tetap kompetitif.

Segmen Ekonomis dan Kebangkitan Merek Klasik

Untuk mengisi pasar entry level, grup ini mengandalkan Keeway yang telah menjadi merek ekspor global sejak tahun 1999.

Keeway berperan sebagai global value brand yang menawarkan model unik seperti skuter matic bergaya chopper dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Ekosistem ini semakin lengkap dengan kehadiran Morbidelli, merek Italia yang dibangkitkan kembali pada tahun 2024 untuk memperkuat lini produk premium.

Produk Morbidelli rencananya akan dirakit secara lokal di Indonesia menggunakan skema CKD di pabrik Benelli untuk mengisi segmen naked retro hingga touring adventure.

Kolaborasi dan Diversifikasi Gaya

Selain merek internal, terdapat kolaborasi dengan merek Benda melalui Keeway Group yang fokus pada desain cruiser eksotis dan modern.

Benda Chincillia 500 menjadi salah satu contoh produk yang menyasar konsumen menengah ke bawah yang menginginkan gaya mencolok namun tetap mudah dikendalikan.

Melalui silsilah merek yang sangat luas ini, Qianjiang berupaya mendominasi setiap celah pasar motor di Indonesia dari berbagai rentang harga.

Mulai dari kebutuhan motor harian yang ekonomis hingga gaya hidup mewah dengan moge premium, seluruhnya kini tersedia dalam satu manajemen ekosistem besar.

Artikel terkait

Rekomendasi