Suzuki Satria Pro tidak hanya menyajikan sensasi berkendara yang sporty dan nuansa nostalgia motor ayam jago. Kendaraan ini juga memiliki biaya kepemilikan yang sangat menarik untuk dicermati.
Dilansir dari Otomotif, biaya servis dan pajak motor ini masih masuk akal untuk ukuran kendaraan 150 cc DOHC modern. Padahal, performa mesin yang ditawarkan terkenal sangat bertenaga.
Dapur pacu Satria Pro menjadi daya tarik utama dengan mesin 150 cc DOHC 4 katup berpendingin cairan. Mesin overbore ini menghasilkan tenaga 18,1 Tk dan torsi 13,8 Nm yang agresif di putaran atas.
Performa tinggi umumnya diidentikkan dengan perawatan yang menguras kantong. Namun, tarif perawatan rutin dan komponen fast moving Suzuki Satria Pro ternyata masih cukup ramah bagi dompet pemiliknya.
Biaya jasa untuk servis ringan di bengkel resmi tercatat sebesar Rp 80.000. Harga komponen cepat habis atau fast moving kendaraan ini juga relatif aman untuk kelas motor sport 150 cc.
Komponen busi dibanderol seharga Rp 25.500. Pemilik cukup membayar Rp 117.500 untuk kampas rem depan, sedangkan kampas rem belakang dijual dengan harga Rp 89.000.
Kebutuhan filter udara juga masih terhitung murah pada angka Rp 46.000. Sementara itu, cairan pelumas seperti Suzuki Long Life Coolant dihargai Rp 53.500 dan oli mesin Ecstar dijual Rp 103.000.
Secara keseluruhan, pengeluaran untuk servis berkala motor ini tidak memberatkan karena harga suku cadangnya yang wajar. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga sempat menghadirkan promo untuk komponen ini pada ajang IIMS 2025.
Pemilik kendaraan dapat memantau estimasi pengeluaran perawatan dengan lebih mudah. Suzuki telah menyediakan fitur pengecekan harga suku cadang resmi melalui aplikasi MySuzuki.
Tarif Pajak Tahunan
Pemilik kendaraan roda dua ini juga perlu memperhitungkan pengeluaran untuk pajak tahunan. Nilai Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk Suzuki Satria Pro tercatat sebesar Rp 197.500.
Selain PKB, terdapat tambahan biaya Opsen PKB senilai Rp 130.500 serta SWDKLLJ sebesar Rp 35.000. Akumulasi dari seluruh komponen tersebut membuat total pajak tahunan berada di kisaran Rp 363.000.
Nominal pajak tersebut merupakan tarif untuk kepemilikan atas nama perusahaan di area Jawa Tengah. Jumlah ini terhitung ringan untuk sepeda motor sport 150 cc yang memiliki performa tinggi.