Popularitas motor listrik sebagai sarana transportasi harian yang praktis dan ramah lingkungan terus meningkat di Indonesia hingga tahun 2026. Meski begitu, pengguna sering kali menghadapi kendala pada durasi pengisian daya yang lama serta bobot baterai yang berat.
Hadirnya teknologi baterai solid state kini menjadi jawaban atas permasalahan klasik tersebut. Dilansir dari Suara, inovasi ini memberikan kepadatan energi yang jauh lebih tinggi dibandingkan teknologi pendahulunya.
Baterai solid state merupakan teknologi penyimpanan energi yang menggunakan bahan elektrolit padat berbasis polimer, keramik, atau sulfida. Material ini menggantikan peran elektrolit cair yang selama ini digunakan pada baterai lithium ion konvensional.
Penerapan komponen padat secara otomatis meningkatkan efisiensi daya agar tidak mudah habis. Selain itu, teknologi ini memungkinkan proses pengisian daya menjadi lebih singkat, keamanan lebih terjaga, dan bobot kendaraan menjadi lebih ringan.
Karakteristik Utama Teknologi Elektrolit Padat
Tekstur padat pada baterai ini menghilangkan penggunaan komponen cair atau gel yang memiliki sifat mudah terbakar. Karakteristik tersebut meminimalkan risiko kebakaran sehingga meningkatkan standar keamanan bagi pengendara motor listrik.
Kelebihan lainnya adalah kemampuan menampung energi dalam jumlah besar meski ukurannya lebih kecil dan ringkas. Hal ini membuat motor listrik lebih lincah saat bermanuver dan mampu menempuh jarak yang lebih jauh dalam satu kali pengisian.
Kecepatan pengisian daya menjadi daya tarik utama karena baterai solid state diklaim mampu terisi penuh dari 0 hingga 100 persen dalam waktu kurang dari 5 sampai 10 menit. Daya tahan siklus hidupnya pun sangat kuat karena mampu mencapai hingga 100.000 siklus.
Daftar Motor Listrik dengan Baterai Solid State
Beberapa produsen otomotif global telah mengadopsi teknologi ini untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan performa tinggi. Berikut adalah beberapa model motor listrik yang menggunakan baterai solid state:
1. Verge TS Pro
Moge listrik asal Finlandia ini dibanderol mulai harga Rp 500 jutaan dan mampu berakselerasi 0-60 mph hanya dalam 3,5 detik. Jangkauan berkendaranya sangat impresif karena mampu menembus jarak hingga 600 km.
Verge TS Pro menggunakan desain hubless motor yang menyatu langsung dengan roda belakang untuk menciptakan pusat gravitasi rendah. Pengisian daya puncaknya pun sangat cepat dengan klaim waktu hanya 10 menit.
2. Evteker 01 GT
Skuter listrik asal Tiongkok ini menjadi salah satu pionir dalam penggunaan baterai solid state di kelasnya. Dengan harga sekitar Rp 94 juta, motor ini mampu menempuh jarak antara 240 km hingga 300 km dalam kondisi ideal.
Dukungan motor listriknya mampu menghasilkan daya puncak 17 kW dengan kecepatan maksimal mencapai 120 km/jam. Proses pengisian daya dari 20 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu 40 menit dan mendukung penggunaan charger mobil.
3. Hinergi Vision 1
Hinergi Vision 1 merupakan pilihan lain yang mengusung teknologi serupa dengan kemampuan kecepatan maksimal hingga 120 km/jam. Motor listrik ini menawarkan jarak tempuh sejauh 150 km untuk sekali pengisian daya.