Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memberikan sertifikat Green Card kepada tiga UNESCO Global Geopark (UGGp) asal Indonesia dalam sidang komite eksekutif ke-12 konferensi Global Geopark Network di Paris.
Status internasional tersebut diberikan kepada Rinjani UGGp, Toba Caldera UGGp, dan Ciletuh - Pelabuhanratu UGGp. Dilansir dari Lifestyle, ketiga kawasan tersebut dinyatakan berhasil merampungkan seluruh tahapan proses revalidasi yang dilakukan pada tahun 2025.
Ananto Kusuma Seta, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, menyampaikan bahwa pencapaian ini membuktikan dedikasi Indonesia dalam menjaga standar pengelolaan kawasan konservasi geologi di tingkat global.
"Sebagai negara dengan jumlah UGGp terbanyak ketiga di dunia, Indonesia telah membuktikan mampu menjaga dan mengelola untuk pembangunan berkelanjutan," ujar Ananto Kusuma Seta, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO.
Ananto menekankan pentingnya mempertahankan kualitas manajemen agar keberlanjutan wilayah tetap terjaga. Namun, keberhasilan ini disertai catatan mengenai keterbatasan infrastruktur dan pengelolaan sektor wisata yang belum tersebar secara merata di berbagai daerah.
Penilaian Green Card bersifat periodik dan bukan merupakan penghargaan tetap bagi pengelola kawasan. Status tersebut dapat ditinjau kembali atau bahkan dicabut oleh pihak UNESCO apabila ditemukan penurunan kualitas pengelolaan atau kegagalan dalam memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Kristof Vandenberghe, Kepala Seksi Ilmu Kebumian dan Geopark UNESCO, menjelaskan bahwa saat ini tantangan yang dihadapi oleh pengelola geopark di seluruh dunia menjadi semakin rumit dan bersifat global.
"Tantangan utama yang dilaporkan oleh para Geopark adalah pendanaan dan keberlanjutan finansial, kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi internasional," jelas Kristof Vandenberghe, Kepala Seksi Ilmu Kebumian dan Geopark UNESCO.
Vandenberghe menambahkan bahwa sistem pengelolaan yang berkelanjutan dan solid menjadi syarat mutlak setelah memperoleh pengakuan internasional. UNESCO berkomitmen memberikan bantuan teknis melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM guna mendukung keberlangsungan operasional geopark di masa depan.