Toyota dilaporkan sedang mempersiapkan generasi terbaru Toyota Fortuner yang mengusung teknologi hybrid. Mobil SUV ladder frame ini dikabarkan telah memulai proses uji jalan di Thailand sebelum resmi diluncurkan untuk pasar global.
Kehadiran mobil dengan balutan kamuflase tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan SUV premium ini sudah memasuki tahap serius, seperti dilansir dari Moladin yang mengutip laporan media India, GaadiWaadi. Pasar India diprediksi akan menjadi salah satu yang pertama menerima model ini pada akhir 2026 atau awal 2027.
Desain eksterior Toyota Fortuner hybrid generasi terbaru ini diprediksi tampil lebih boxy dan agresif dibandingkan model yang beredar saat ini. Aura premium SUV tangguh ini disebut-sebut mengadopsi inspirasi desain dari Toyota Land Cruiser.
Pembaruan pada sisi eksterior mencakup ukuran gril depan yang dibuat lebih besar serta penyematan lampu LED dengan desain baru. Selain itu, bumper depan dirancang menjadi lebih sporty dipadukan dengan garis bodi yang tampak lebih tegas dan kekar.
Sektor interior juga dikabarkan mendapat peningkatan besar demi menunjang kenyamanan harian. Toyota disebut bakal menyematkan panel instrumen digital berukuran 12,3 inci serta layar infotainment dengan ukuran yang sama.
Fitur modern lain yang diperkirakan ikut hadir meliputi panoramic camera, ventilated seat, serta sistem keselamatan ADAS Level 2. Konektivitas smartphone pada head unit juga dikabarkan akan dibuat menjadi lebih lengkap.
Sektor dapur pacu menjadi sorotan utama karena Toyota tetap mempertahankan mesin diesel 2.8 liter dan bensin 2.7 liter. Namun, khusus untuk varian diesel akan mendapatkan tambahan sistem mild hybrid 48V.
Sistem hybrid ringan tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar minyak (BBM). Teknologi ini juga membuat akselerasi mobil menjadi lebih halus dan responsif saat berkendara di kondisi stop and go perkotaan.
Teknologi mild hybrid ini sebelumnya telah diterapkan pada Fortuner Neo Drive di India. Di negara tersebut, Fortuner Neo Drive dipasarkan mulai Rs 44,72 lakh atau sekitar Rp860 jutaan, sedangkan varian Fortuner Legender Neo Drive dibanderol sekitar Rp965 jutaan.
Peluang masuknya model hybrid ini ke pasar Indonesia dinilai cukup terbuka mengingat Fortuner memiliki basis konsumen yang kuat di Tanah Air. Tren kendaraan hybrid yang terus meningkat di segmen SUV premium Indonesia juga menjadi faktor pendukung potensial.