Toyota Investasi US$ 2 Miliar Bangun Pabrik Baru di Texas

Toyota Investasi US$ 2 Miliar Bangun Pabrik Baru di Texas

Toyota Motor Corp berencana memperluas jaringan manufakturnya di Amerika Serikat dengan mengajukan izin pembangunan fasilitas baru di Bexar County, Texas, senilai US$ 2 miliar pada Jumat (15/5). Dilansir dari Internasional, proyek ini diproyeksikan bakal menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja baru.

Langkah strategis produsen otomotif asal Jepang tersebut mencakup pembangunan lini perakitan tambahan yang berdekatan dengan pabrik truk San Antonio yang sudah beroperasi. Ekspansi dilakukan guna merespons dorongan kebijakan domestik terkait penguatan kapasitas manufaktur di dalam negeri Amerika Serikat.

Toyota tercatat sebagai salah satu produsen yang memilih memperbesar kapasitas produksi di pasar Amerika Utara, di tengah langkah efisiensi yang diambil oleh pesaingnya seperti Nissan dan Honda. Kebijakan ini selaras dengan upaya penataan ulang rantai pasok global perusahaan.

Pihak manajemen melalui juru bicara perusahaan di Amerika Serikat menegaskan bahwa evaluasi jaringan manufaktur terus dilakukan secara berkala. Hal ini bertujuan agar perusahaan tetap memiliki daya saing tinggi dan mampu memenuhi dinamika kebutuhan pasar secara efektif.

"Filosofi produksi kami adalah membangun di tempat kami menjual dan membeli di tempat kami membangun," ujar Toyota dalam pernyataan kepada Bloomberg.

Perusahaan otomotif ini juga memberikan penegasan mengenai dampak jangka panjang dari kucuran dana jumbo tersebut terhadap ekosistem industri lokal. Investasi ini diharapkan dapat memperkokoh stabilitas pasokan komponen di wilayah Amerika Utara secara menyeluruh.

"Investasi tersebut mencerminkan komitmen jangka panjang Toyota terhadap kawasan Amerika Utara, termasuk penciptaan lapangan kerja lokal dan penguatan rantai pasok domestik," tambah perusahaan.

Pembangunan fasilitas fisik dijadwalkan mulai berlangsung pada tahun ini dengan target penyelesaian konstruksi pada 2029. Berdasarkan dokumen resmi, operasional komersial pabrik baru tersebut diprediksi akan dimulai sepenuhnya pada tahun 2030 mendatang.

Chief Executive Officer Toyota, Kenta Kon, telah memberikan sinyal mengenai rencana ekspansi ini dalam laporan kinerja perusahaan pada pekan sebelumnya. Kon menilai optimalisasi kapasitas produksi melalui fasilitas baru merupakan kunci pertumbuhan perusahaan ke depan.

"Pembangunan pabrik baru menjadi salah satu kunci optimalisasi kapasitas produksi perusahaan," kata Kenta Kon, Chief Executive Officer Toyota.

Proyek pengembangan yang dikenal dengan kode "Project Orca" ini akan menambah lini perakitan kendaraan yang sudah ada. Saat ini, pabrik San Antonio memproduksi model Tundra dan Sequoia dengan total perakitan mencapai hampir 200.000 unit kendaraan pada tahun 2025.

Ekspansi di Texas merupakan bagian dari rencana besar investasi senilai US$ 10 miliar yang diumumkan Toyota pada November lalu. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi penerapan tarif impor sebesar 15 persen atas mobil dan suku cadang dari Jepang oleh pemerintah AS.

Sebagian alokasi dana tersebut, yakni sebesar US$ 912 juta, telah dialokasikan untuk meningkatkan produksi komponen kendaraan hybrid di lima negara bagian berbeda. Fokus pengembangan komponen ini mencakup wilayah West Virginia, Kentucky, Mississippi, Tennessee, hingga Missouri.

Artikel terkait

Rekomendasi