Toyota Recall 270 Ribu Mesin Tundra dan Lexus Akibat Serpihan Logam

Toyota Recall 270 Ribu Mesin Tundra dan Lexus Akibat Serpihan Logam

Toyota melakukan recall terhadap sekitar 270.000 kendaraan model Tundra, Lexus LX, dan GX. Langkah ini diambil akibat adanya risiko kegagalan fungsi mesin secara mendadak.

Seperti dikutip dari Suara, reputasi ketangguhan mesin raksasa otomotif ini kini tengah dipertaruhkan di pasar Amerika Serikat. Masalah serius tersebut menimpa lini pikap full-size andalan mereka.

Krisis ini terjadi setelah pabrikan beralih dari mesin V8 5,7 liter yang terkenal tangguh ke mesin V6 3,4 liter twin-turbo. Walau memiliki performa tinggi untuk menarik beban, aspek durabilitas mesin baru ini justru menuai sorotan.

"Produsen otomotif terbesar di dunia ini membangun reputasinya di atas reliabilitas yang kokoh. Sekarang, truk pikap besarnya mulai meruntuhkan warisan tersebut" kata Joel Feder dari The Drive.

Penyebab utama dari kerusakan fatal ini sangat spesifik. Terdapat serpihan logam sisa proses produksi atau swarf yang tertinggal di dalam komponen saat perakitan di pabrik.

Mesin V6 modern bekerja dengan tekanan silinder tinggi dan komponen presisi, berbeda dari mesin lama dengan toleransi longgar. Serpihan tersebut dapat menempel pada main bearing nomor satu dan memicu kerusakan katastropik saat mobil melaju.

"Isunya adalah begitu kotoran dengan ukuran dan bentuk tertentu menempel pada main bearing nomor satu, itulah yang menyebabkannya aus seiring waktu di bawah tekanan tinggi," ungkap Caleb Jacobs.

Sebagai dampak dari cacat produksi ini, Toyota wajib mengganti seluruh unit mesin secara gratis. Proses perbaikan di diler memaksa bodi mobil Tundra dipisahkan sepenuhnya dari rangka utama.

Artikel terkait

Rekomendasi