Toyota Starlet meraih predikat nol bintang untuk perlindungan penumpang dewasa dalam uji coba terbaru Global NCAP di Afrika Selatan pada Rabu (20/5/2026). Dilansir dari Suara, hasil ini memicu sorotan tajam karena menunjukkan kerentanan struktural yang parah pada model kendaraan terlaris tersebut saat terjadi benturan.
Pengujian menunjukkan bahwa struktur bodi mobil buatan India yang menjadi kembaran Suzuki Baleno ini tidak stabil dan tidak mampu menahan beban lebih lanjut. Ketiadaan kantong udara samping mengakibatkan kegagalan fatal pada uji benturan samping, sehingga perlindungan bagian kepala dan dada dinilai sangat buruk.
Kegagalan awal yang dianggap membawa dampak buruk bagi keselamatan penumpang membuat Global NCAP membatalkan seluruh uji benturan tiang samping. Meski demikian, hatchback ini berhasil meraih tiga bintang untuk perlindungan anak-anak, walaupun kepala boneka uji berusia tiga tahun sempat membentur komponen interior saat tabrakan frontal.
"Ini adalah hasil nol bintang yang mengejutkan dari Toyota. Starlet , salah satu mobil terpopuler yang dijual di Afrika Selatan, memiliki struktur bodi yang tidak stabil, serta perlindungan kepala dan dada yang buruk, yang keduanya merupakan penyebab kekhawatiran serius," ujar Richard Woods, Chief Executive Officer Global NCAP.
Pihak Toyota Afrika Selatan memberikan tanggapan dengan mengeklaim bahwa kendaraan yang digunakan dalam pengujian merupakan model lama. Menurut mereka, unit usang tersebut tidak lagi mewakili unit terbaru yang kini dipasarkan dengan kelengkapan fitur keselamatan yang lebih baik.
Kegagalan performa keamanan ini menjadi catatan resmi yang dapat memengaruhi reputasi keandalan pabrikan asal Jepang tersebut di pasar global. Global NCAP kini menjadwalkan pengujian ulang di masa mendatang guna membuktikan klaim peningkatan signifikansi fitur keselamatan pada model terbaru Starlet.