Uji tabrak terbaru yang dilakukan oleh Global NCAP menunjukkan hasil mengejutkan bagi salah satu mobil populer. Kendaraan hatchback Toyota Starlet, yang merupakan produk kolaborasi dengan Suzuki, mendapatkan skor nol bintang dalam pengujian tersebut.
Mobil yang cukup diminati di pasar Afrika Selatan ini diproduksi di India. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detik Oto, Toyota Starlet terbaru ini berbagi basis yang sama dengan Suzuki Baleno, sehingga berbeda dengan versi klasik tahun 1980-an atau 1990-an yang dikenal di Indonesia.
Lembaga penilai kendaraan baru tersebut menguji Starlet lewat program bertajuk #SaferCarsforAfrica. Hasilnya, kendaraan ini memperoleh peringkat nol bintang untuk proteksi penumpang dewasa, sedangkan perlindungan terhadap penumpang anak-anak meraih tiga bintang.
Meskipun memiliki Electronic Stability Control (ESC) serta airbag depan untuk pengemudi dan penumpang sebagai fitur standar, model ini tidak dilengkapi airbag pelindung kepala samping. Ketiadaan fitur ini berdampak signifikan pada penilaian keselamatan saat terjadi benturan.
Evaluasi dari tim penguji mendeteksi bahwa bodi mobil serta area pijakan kaki berada dalam kondisi tidak stabil. Struktur tersebut dinilai tidak kompeten untuk menahan beban yang lebih berat saat terjadi kecelakaan.
Dalam simulasi tabrakan dari arah samping, tingkat perlindungan untuk bagian kepala dan dada dikategorikan buruk, sementara proteksi perut dianggap memadai. Pengujian benturan tiang samping bahkan tidak dapat diaplikasikan karena absennya airbag pelindung kepala samping standar.
Risiko cedera juga terlihat pada simulasi benturan depan untuk anak-anak. Kepala boneka uji yang merepresentasikan anak usia tiga tahun membentur interior mobil, dengan tingkat perlindungan dada yang dinilai rendah. Pada uji samping, kepala boneka tersebut juga mengalami benturan.
"Ini adalah hasil nol bintang yang mengejutkan dari Toyota. Starlet, salah satu mobil paling populer yang dijual di Afrika Selatan, memiliki struktur bodi yang tidak stabil, serta perlindungan kepala dan dada yang buruk, yang keduanya merupakan penyebab kekhawatiran serius," kata Richard Woods, Chief Executive Officer Global NCAP, dikutip dari siaran persnya.Tanggapan dan Pembaruan dari Produsen
Pihak pabrikan merespons hasil ini dengan menyiapkan langkah perbaikan. Toyota mengumumkan bahwa model Starlet yang beredar di Afrika Selatan sedang mendapatkan pembaruan, termasuk penambahan perangkat keselamatan baru.
Fitur tambahan seperti airbag kepala serta perlindungan badan samping akan disematkan menjadi kelengkapan standar. Langkah improvisasi ini mendapatkan perhatian langsung dari pihak penguji.
"Toyota telah memperbarui model ini di pasar Afrika Selatan. Sekarang dilengkapi dengan fitur keselamatan baru yang dipasang sebagai standar. Kami menyambut baik peningkatan peralatan keselamatan ini dan kami akan segera menguji model yang telah direvisi ini," kata Richard Woods.Versi pembaruan dari hatchback ini dilaporkan sudah mulai tersedia di pasar. Guna memastikan efektivitas dari peningkatan fitur tersebut, Global NCAP telah membeli beberapa unit versi teranyar secara anonim untuk melangsungkan pengujian ulang dalam waktu dekat.
Spesifikasi dan Kerja Sama Mekanis
Kemitraan strategis yang terjalin antara Suzuki dan Toyota berfokus pada berbagi basis kendaraan untuk menyasar pasar potensial, khususnya di wilayah India dan Afrika. Perbedaan visual antara Toyota Starlet dan Suzuki Baleno secara umum hanya terletak pada desain grille serta bemper.
Untuk sektor dapur pacu, Starlet mengandalkan mesin bensin empat silinder dengan kapasitas 1,5 liter. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga hingga 77kW pada 6.000rpm dan torsi puncak 138Nm pada 3.800rpm, yang berarti ada peningkatan sebesar 9kW dan 8Nm dari mesin 1.4 liter generasi terdahulu.
Output tenaga tersebut disalurkan melalui opsi transmisi manual lima percepatan atau otomatis empat percepatan. Produsen mengklaim seluruh tipe mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam durasi 11,2 detik, dengan kecepatan tertinggi mencapai 170 km/jam untuk model manual dan 165 km/jam untuk varian otomatis.