Seorang wisatawan perempuan asal Tamil Nadu, India, dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di tengah perkelahian dua gajah jinak. Peristiwa tragis ini berlangsung di Kamp Gajah Dubare, distrik Kodagu, Karnataka, seperti dikutip dari Detik Travel.
Korban yang diidentifikasi bernama J Tulasi (33) berkunjung ke Kodagu bersama suami dan anaknya untuk menikmati liburan. Insiden bermula sekitar tengah hari ketika para pengunjung berkumpul di tepi danau guna melihat rutinitas harian gajah, yaitu mandi.
Menurut penjelasan seorang pejabat senior, ketegangan muncul sewaktu gajah bernama Marthanda mendadak menyenggol gajah lain bernama Kanjan. Meskipun pawang gajah, M Ghose dan Vijay Kumar, berupaya meredakan situasi, Kanjan justru membalas serangan hingga membuat Marthanda kehilangan keseimbangan lalu roboh.
Nahas, posisi Tulasi berada sangat dekat dengan lokasi kejadian sehingga tubuhnya langsung terimpit di bawah tubuh gajah yang terjatuh tersebut. Korban dilaporkan meninggal dunia seketika di lokasi tempat kejadian perkara.
"Gajah itu (Kanjan) tidak sedang dalam kondisi musth," kata Deputy Range Forest Officer, Ranjan K, dikutip dari The Hindustan Times, Selasa (19/5/2026).
Musth sendiri dipahami sebagai fase hormonal berkala pada gajah jantan yang kerap memicu tindakan agresif. Setelah kejadian, jenazah korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Pemerintah Taluk Kushalnagar untuk menjalani proses autopsi sebelum diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
Merespons kecelakaan mematikan ini, Menteri Kehutanan Karnataka, Eshwar Khandre, langsung mengeluarkan instruksi tegas untuk menyusun Prosedur Operasional Standar (SOP) keselamatan yang baru di seluruh wilayah kamp gajah negara bagian tersebut.
"Pengunjung harus berdiri setidaknya 100 kaki dari lokasi saat menyaksikan gajah dimandikan. Dalam keadaan apa pun wisatawan tidak boleh mendekati gajah untuk berswafoto, mengambil gambar, atau ikut dalam aktivitas memandikan gajah," ujar Khandre.
Selain pembatasan jarak aman, kebijakan baru ini juga melarang keras para pelancong memberikan makanan secara langsung kepada hewan-hewan tersebut.
"Pengunjung tidak diperbolehkan memberi makan gajah secara langsung menggunakan pisang, gula merah, tebu, atau makanan lainnya," kata Khandre menegaskan.
Aparat dari dinas kehutanan setempat kini sudah berada di lokasi untuk mengamankan area sekaligus menjalankan investigasi mendalam terkait kronologi kejadian. Kamp Gajah Dubare sendiri merupakan destinasi wisata satwa populer di Karnataka yang terkenal dengan program pelatihan serta aktivitas mandi gajah.