PT Piaggio Indonesia resmi meluncurkan produk skuter matik premium terbaru Vespa GTS Super Tech 250 di Jakarta pada Selasa (26/5/2026). Kendaraan roda dua bermesin High Performance Engine 250 cc tersebut dikonfirmasi aman menggunakan bahan bakar alternatif jenis bioetanol.
Kesiapan lini produk skuter matik premium ini dalam mengonsumsi bahan bakar nabati menjadi angin segar bagi konsumen domestik. Terlebih, pemerintah Indonesia saat ini sedang gencar mendorong pemanfaatan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
Technical Training Manager PT Piaggio Indonesia, Irvan Henrianto menjelaskan ketahanan seluruh lini produk motor Vespa modern terhadap kadar campuran etanol. Seluruh mesin tersebut pada dasarnya telah dirancang untuk kompatibel dengan bahan bakar nabati.
"Dan untuk bahan bakar, sebenarnya untuk semua motor kita itu kadar etanol maksimum di 10 persen," ujar Irvan Henrianto, Technical Training Manager PT Piaggio Indonesia.
Batas toleransi maksimal dari pabrikan asal Italia tersebut dinilai masih sangat aman jika dibandingkan dengan regulasi bahan bakar domestik saat ini. Produk Pertamax Green 95 milik Pertamina, misalnya, diketahui hanya memiliki kandungan campuran etanol sebesar 5 persen (E5).
"Jadi kalau dengan kondisi Indonesia yang sekarang ya, dengan katanya kemarin itu Pertamina etanolnya 3,5 persen sampai 5 persen, jadi motor kita sebenarnya aman dari sisi etanolnya," kata Irvan Henrianto, Technical Training Manager PT Piaggio Indonesia.
Kondisi pasar bahan bakar tersebut membuat para pemilik Vespa tidak perlu mengkhawatirkan risiko kerusakan dini pada tangki, selang, maupun sistem injeksi. Komponen-komponen tersebut dipastikan aman dari sifat korosif yang umumnya dimiliki oleh zat alkohol.
Meskipun toleran terhadap campuran etanol hingga 10 persen, pihak pabrikan tetap mengeluarkan rekomendasi khusus terkait nilai oktan bahan bakar. Langkah ini diperlukan agar performa mesin berkapasitas murni 249 cc tersebut tetap berada pada tingkat maksimal.
"Hingga untuk rekomendasi RON-nya saja yang kita memang direkomendasikan itu 95," kata Irvan Henrianto, Technical Training Manager PT Piaggio Indonesia.
Penggunaan bensin dengan Research Octane Number atau RON 95 ke atas berfungsi menjaga stabilitas suhu ruang bakar. Selain itu, pilihan oktan tinggi ini juga berguna mencegah gejala mesin mengelitik serta menekan akumulasi sisa karbon pembakaran.
Vespa GTS Super Tech 250 sendiri dilengkapi dengan tangki bahan bakar berkapasitas total 8,5 liter, dengan toleransi volume sekitar 0,5 liter. Biaya pengisian penuh tangki dari kondisi kosong menggunakan Pertamax Green 95 berkisar pada angka Rp 109.650 dengan asumsi harga Rp 12.900 per liter.