Vespa Primavera generasi terbaru resmi mengaspal di Indonesia dengan membawa serangkaian pembaruan yang membuatnya tampil lebih matang. Skuter ikonik asal Italia ini naik kelas melalui peningkatan performa tanpa menanggalkan identitas klasiknya yang kuat.
Piaggio Indonesia meluncurkan lima model anyar dalam lini Primavera dan Sprint, termasuk varian Sprint Tech dan Primavera S. Dilansir dari Otomotif, salah satu perubahan paling mencolok pada Primavera terbaru adalah penyematan mesin yang kini berkapasitas 180 cc.
Visual skuter ini tetap mempertahankan siluet legendaris yang telah melekat selama bertahun-tahun. Namun, detail-detail segar dapat ditemukan pada area dasbor yang kini terlihat jauh lebih modern bagi pengendara.
Penyegaran desain juga menyentuh bagian front tie dan mudguard crest yang memberikan kesan lebih rapi di area depan. Penggunaan pelek dengan desain baru serta material jok berkualitas tinggi semakin mempertegas karakter stylish yang ditawarkan.
Meskipun unit yang diuji merupakan varian entry level, dominasi aksen krom pada bodi tetap menonjolkan kesan elegan. Primavera terbaru hadir dalam tiga pilihan warna sederhana namun berkelas, yakni putih, hijau, dan beige.
Sektor dapur pacu menjadi fokus utama perubahan pada model terbaru ini. Primavera kini dipersenjatai dengan mesin i-get berkapasitas 174,1 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 11 kW atau setara 15 Tk pada 8.250 rpm.
Angka performa tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 2,8 Tk jika dibandingkan dengan model generasi sebelumnya. Sementara itu, torsi puncaknya tercatat mencapai 13,7 Nm pada putaran mesin 6.500 rpm.
Peningkatan teknis ini memberikan karakter berkendara yang lebih sigap, terutama pada putaran mesin bawah hingga menengah. Akselerasi instan menjadi keunggulan utama saat harus melintasi kemacetan lalu lintas yang padat.
Sektor fitur turut mendapatkan sentuhan teknologi terkini berupa panel instrumen layar LCD full color. Layar tersebut mempermudah pembacaan informasi bagi pengendara, khususnya saat menempuh perjalanan di malam hari.
Untuk urusan keamanan, sistem pengereman mengandalkan teknologi ABS di roda depan dan rem tromol di bagian belakang. Menariknya, meskipun tetap menggunakan sistem pendingin udara, suhu mesin tetap stabil selama masa pengujian.
Uji Konsumsi Bahan Bakar dan Biaya Perawatan
Berdasarkan pengujian nyata untuk penggunaan harian dalam kota, konsumsi bahan bakar Primavera 180 tergolong efisien. Pengukuran dilakukan menggunakan metode full-to-full dengan bensin oktan 92.
Hasil pengujian menunjukkan angka konsumsi bahan bakar mencapai 40,6 kpl setelah menempuh jarak sekitar 107,3 km. Indikator rata-rata pada panel instrumen juga menunjukkan angka yang stabil di kisaran 35 kpl hingga 40 kpl.
Terkait biaya operasional, pemilik perlu memperhatikan kebutuhan oli mesin yang mencapai 1,3 liter dalam sekali penggantian. Biaya untuk dua botol oli diperkirakan mencapai Rp 160.000.
Servis rutin ringan dibanderol sekitar Rp 235.000, yang mencakup pengecekan sistem kelistrikan, servis CVT, hingga diagnosis menggunakan PADS. Angka tersebut belum termasuk pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN).
Pada masa penggunaan awal hingga 5.000 km, biaya perawatan relatif terjangkau karena mayoritas hanya memerlukan penggantian oli. Komponen habis pakai seperti busi, filter udara, dan V-belt biasanya baru memasuki masa penggantian saat jarak tempuh menyentuh 10.000 km.