Faunaland Ancol Rawat Viki Kura-kura Aldabra Berusia 103 Tahun

Faunaland Ancol Rawat Viki Kura-kura Aldabra Berusia 103 Tahun

Faunaland di Ecopark Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, memelihara seekor kura-kura darat raksasa bernama Viki yang kini telah mencapai usia 103 tahun. Satwa dari spesies Aldabra ini merupakan salah satu koleksi utama yang hidup berdampingan dengan tiga kura-kura darat lainnya di pusat konservasi tersebut.

Dilansir dari Detik Travel, kura-kura Aldabra merupakan spesies kura-kura darat terbesar kedua di dunia setelah spesies dari Kepulauan Galapagos. Viki yang diperkirakan lahir pada tahun 1922 itu tinggal bersama dua kura-kura Aldabra lainnya bernama Bela dan Tejo, serta satu kura-kura Pardalis bernama Darlis.

Penjaga kebun binatang Faunaland, Daus, mengonfirmasi jumlah koleksi reptil raksasa yang ada di lokasi tersebut saat ini. Ia memperkenalkan masing-masing individu satwa yang berada di bawah pengawasannya.

"Ada tiga ekor kura-kura Aldabra dan satu ekor kura-kura Pardalis, "Ini Darlis, kura-kura Pardalis," ujar Daus, Penjaga Kebun Binatang.

Meskipun memiliki ukuran tubuh yang sangat besar, perawatan harian kura-kura ini diklaim cukup sederhana namun tetap memerlukan kedisiplinan. Sebagai kura-kura darat, spesies ini tidak bisa berenang sehingga para penjaga rutin memandikan mereka dengan semprotan air untuk menstabilkan suhu tubuh agar tidak mengalami kepanasan.

Menu makanan mereka terdiri dari sayuran hijau dalam jumlah besar dan irisan wortel segar. Namun, Daus menekankan pentingnya keseimbangan nutrisi dengan mencampurkan rumput ke dalam pola makan harian untuk menjaga kesehatan pencernaan satwa.

"Kalau kita kasih sayuran doang nanti feses atau kotorannya agak encer atau lembek. Tapi kalau kita kasih rumput, fesesnya jadi padat," jelas Daus, Penjaga Kebun Binatang.

Kura-kura Aldabra diketahui memiliki potensi umur panjang yang luar biasa dengan estimasi usia mencapai 200 tahun. Berdasarkan data dari Detik Jatim, harapan hidup satwa di lembaga konservasi cenderung lebih tinggi karena terhindar dari predator dan mendapatkan perawatan medis yang teratur.

"Tapi memang katanya kalau misalkan di lembaga konservasi atau kebun binatang dia hidupnya jauh lebih lama karena kan cara bertahan hidup mereka kan terjaga dari ancaman gitu. Tapi kalau misalkan yang di habitat aslinya dia susah bertahan hidup ya itu karena alam liar gitu," tutur Daus, Penjaga Kebun Binatang.

Tim medis di Faunaland juga menerapkan langkah preventif dengan melakukan pemeriksaan sampel kotoran kura-kura setiap tiga bulan sekali. Prosedur ini dilakukan untuk mendeteksi dini adanya infeksi parasit atau masalah kesehatan lainnya agar Viki dan kura-kura lainnya tetap dalam kondisi prima di masa tua mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi