Pasar kendaraan roda dua elektrik di Indonesia kedatangan lini produk baru bergaya agresif. Produsen otomotif VinFast secara resmi menghadirkan motor listrik teranyar mereka yang dinamakan VinFast Viper untuk konsumen di tanah air.
Kehadiran kendaraan ramah lingkungan ini menandai langkah awal penetrasi pasar melalui program Early Booking. Skema pemesanan awal tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 20 Mei hingga 20 Juni 2026, seperti dilansir dari Otorider.
Masyarakat yang berminat dapat mengakses proses pemesanan secara daring melalui situs resmi perusahaan. Dalam proses registrasi tersebut, calon konsumen juga diberikan keleluasaan untuk menentukan wilayah pengiriman unit sesuai domisili.
Kuda besi elektrik ini dirancang khusus untuk memikat segmen generasi muda. Tampilan eksteriornya menonjolkan aura sporty yang dipadukan dengan rangkaian teknologi digital terkini demi menunjang aktivitas mobilitas harian.
Aspek konektivitas menjadi salah satu poin penjualan utama pada kendaraan ini. Produsen menyematkan fitur Smart Key yang sudah terintegrasi dengan jaringan Bluetooth serta sistem pelacak berbasis GPS.
Integrasi teknologi ini mempermudah pemilik untuk melacak posisi kendaraan, memantau titik parkir, hingga mengoperasikan fungsi sakelar daya jarak jauh. Proteksi tambahan berupa sistem anti-maling juga disisipkan guna meminimalisasi risiko kriminalitas.
Pada bagian kemudi, pengendara akan disuguhi informasi visual melalui panel instrumen layar TFT pintar. Seluruh sistem pencahayaan utama sudah mengadopsi teknologi LED modern lengkap dengan komponen projector headlamp untuk pencahayaan optimal di malam hari.
Kenyamanan berkendara ditopang oleh suspensi ganda pada bagian belakang yang dilengkapi tabung penyimpanan eksternal. Komponen ini diklaim mampu menjaga stabilitas motor saat melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Performa Motor Penggerak dan Baterai LFP
Jantung pacu kendaraan ini mengandalkan motor penggerak tipe BLDC in-wheel yang mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 5.200W. Konfigurasi mekanis tersebut membuat motor mampu berakselerasi hingga kecepatan puncak 90 km/jam.
Pasokan daya listrik ditampung oleh kompartemen baterai yang diposisikan pada ruang di bawah jok. Penempatan ini sengaja dipilih agar kapasitas bagasi tetap efisien sekaligus mempermudah proses bongkar pasang baterai.
Sistem penyimpanan energi menggunakan dua unit baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan kapasitas masing-masing sebesar 1,5 kWh. Jenis baterai ini dipilih karena memiliki keunggulan dalam hal durabilitas serta tingkat keamanan yang tinggi.
Ketika kedua unit baterai terisi penuh, daya jangkau kendaraan diklaim mampu menyentuh angka 145 km. Produsen menyediakan dua varian kapasitas baterai yang memengaruhi performa serta durasi pengisian daya.
| Spesifikasi | 2 Baterai | 1 Baterai |
|---|---|---|
| Dimensi (P x L x T) | 1950 x 712 x 1122 mm | 1950 x 712 x 1122 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 1320 mm | 1320 mm |
| Kapasitas Baterai | 2 x 1.5 kWh | 1.5 kWh |
| Jarak Tempuh | 145 km | 82 km |
| Waktu Pengisian | 9 jam | 4,5 jam |
| Tipe Baterai | LFP | LFP |
| Maximum Power | 5200W | 3000W |
| Garansi Kendaraan | 6 tahun / 72.000 km | 6 tahun / 72.000 km |
Skema Penjualan dan Harga
Untuk pasar Indonesia, strategi niaga kendaraan ini ditawarkan melalui dua opsi metode kepemilikan yang berbeda. Konsumen dapat memilih sistem berlangganan baterai atau membelinya secara utuh bersama unit baterai.
Untuk varian dengan sistem langganan baterai atau subscription battery, unit dipasarkan dengan harga mulai Rp24,41 juta. Sementara untuk opsi pembelian paket lengkap yang mencakup dua unit baterai sekaligus, harganya dibanderol Rp31,69 juta.