VinFast Luncurkan MPV Listrik VF 7 Rakitan Subang

VinFast Luncurkan MPV Listrik VF 7 Rakitan Subang

VinFast Indonesia resmi meluncurkan mobil listrik VF MPV 7 hasil rakitan lokal dari pabrik di Subang, Jawa Barat, pada Rabu (20/5). Peluncuran kendaraan ramah lingkungan yang sebelumnya sempat dipamerkan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 ini bertujuan untuk memperkuat pasar domestik.

Perakitan lokal tersebut berhasil mendongkrak capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari kendaraan terkait. Informasi mengenai peluncuran ini dilansir dari Detik Oto.

Target tinggi disematkan terhadap produk baru ini agar mampu mendominasi penjualan di pasar tanah air. Pihak manajemen optimistis perpaduan spesifikasi mumpuni dan efisiensi biaya produksi lokal dapat menarik minat konsumen secara luas.

"Kali ini, kami melalui babak baru di Indonesia dengan meluncurkan VinFast VF MPV 7 yang sudah dirakit di Subang, Jawa Barat. TKDN-nya saat ini sudah mencapai 40 persen," ujar Kariyanto Kariyanto Hardjosoemarto, Chief Executive Officer (CEO) VinFast Indonesia.

Langkah strategis ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap performa bisnis perusahaan. Manajemen mengincar kategori kendaraan ini untuk menjadi motor utama dalam mendulang angka penjualan yang masif di Indonesia.

Spesifikasi teknis VF MPV 7 versi rakitan lokal ini dinilai tidak memiliki perbedaan mendasar dengan versi impor utuh dari Vietnam. Mobil ini tetap mempertahankan desain membulat yang kompak, ground clearance setinggi 185 mm, serta kemampuan melewati genangan air sedalam 330 mm.

Dapur pacu kendaraan disokong oleh motor listrik berdaya 150 kW atau setara 201 dk dengan torsi maksimal mencapai 280 Nm. Suplai daya menggunakan baterai berkapasitas 60,2 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 450 km berdasarkan pengujian standar NEDC.

Sektor fitur mendapatkan beberapa penyesuaian teknologi baru untuk pasar Indonesia seperti integrasi Apple CarPlay, Android Auto, reflectable mirror, kamera 360, serta tambahan roof bar. Penambahan fitur tersebut tidak mengubah skema harga lama, yakni Rp420 juta termasuk baterai dan Rp345 juta melalui sistem langganan baterai berstatus on the road Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi