Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast, mengumumkan strategi baru untuk menggarap pasar sepeda motor listrik di Indonesia dengan menghadirkan ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh pada Sabtu, 23 Mei 2026. Pendekatan ini berfokus pada penyediaan infrastruktur pendukung bagi konsumen, seperti dilansir dari Otorider.
Langkah strategis tersebut menargetkan kemudahan akses bagi para pengguna melalui jaringan stasiun penukaran baterai dan layanan purnajual yang terintegrasi. Perusahaan juga menerapkan sistem biaya kepemilikan total guna memberikan efisiensi pengeluaran bagi para pemilik kendaraan listrik.
“Kami akan menggunakan pendekatan yang berbeda untuk menggarap pasar EV ini. Yang akan kami kedepankan adalah kami akan meluncurkan ekosistem yang dimiliki oleh VinFast,” ujar Yordan Satriadi, CEO VinFast Escooter Indonesia Market.
Infrastruktur penukaran baterai tersebut saat ini sudah mulai tersebar di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Fasilitas pengisian daya cepat ini dikelola langsung oleh pihak V-Green.
“Teman-teman sudah melihat battery swap station ada di mana-mana, yang dikelola oleh V-Green tentunya,” katanya Yordan Satriadi, CEO VinFast Escooter Indonesia Market.
Mekanisme penukaran baterai dirancang agar berjalan ringkas melalui integrasi aplikasi digital. Pengguna hanya perlu memindai kode respons cepat untuk mengganti baterai kendaraan mereka.
"Hanya butuh beberapa menit. Buka aplikasinya. Scan QR Code-nya. Tukar baterai yang lama dengan yang baru. Sesimple itu, Pak. Gak perlu nunggu berjam-jam," urainya Yordan Satriadi, CEO VinFast Escooter Indonesia Market.
Selain stasiun pengisian, puluhan jaringan dealer resmi berkonsep sales, service, dan spare part (3S) sedang dibangun di kota-kota besar di Pulau Jawa dan Bali seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. Jaringan ini dipastikan siap beroperasi penuh saat peluncuran resmi produk dilakukan.
“Jaringan sudah ada puluhan jaringan yang siap beroperasi, dan sekarang dalam proses pembangunan. Dan kami pastikan pada saat peluncuran nanti, jaringan tersebut sudah siap,” ungkapnya Yordan Satriadi, CEO VinFast Escooter Indonesia Market.
Pihak manajemen juga menegaskan bahwa implementasi sistem penukaran baterai ini telah melalui tahap pengujian yang matang untuk memastikan aspek keamanan konsumen di Indonesia.
“Jaringan kami akan membuka 3S untuk memberikan keamanan, kenyamanan dan kepastian buat konsumen EV ketika membeli produk VinFast Escooter,” jelas Yordan Satriadi, CEO VinFast Escooter Indonesia Market.
Proses riset mendalam diklaim menjadi landasan utama perusahaan sebelum memutuskan untuk membawa teknologi swap station ini ke pasar domestik.
“Tentunya, before kami memastikan penggunaan swap station, kami sudah melakukan riset. Kami tidak ingin melakukan bisnis yang bisa merugikan konsumen kami,” tutupnya Yordan Satriadi, CEO VinFast Escooter Indonesia Market.