PT VinFast Indonesia mengumumkan bahwa Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk produk VF MPV 7 telah mencapai angka 40 persen pada Rabu (20/5/2026) di Jakarta. Capaian ini berhasil dipenuhi setelah kendaraan listrik berkapasitas tujuh penumpang tersebut resmi diproduksi secara lokal di pabrik Subang, Jawa Barat, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
"Jadi untuk berapa kandungan lokalnya, kami comply degan requirement dari pemerintah yaitu 40 persen minimal," kata Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.
Pemenuhan target komponen lokal tersebut sejalan dengan keikutsertaan perseroan dalam program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (BEV) yang dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun lalu.
"Itu sudah kami penuhi karena kami sudah ikut program BEV yang digelar tahun lalu. Jadi ada sertifikat TKDN dan kami sudah mendapatkannya," lanjut Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.
Manajemen VinFast menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan persentase kandungan lokal tersebut secara bertahap, menyesuaikan dengan perkembangan regulasi serta kematangan ekosistem perakitan di dalam negeri.
"Tentu ke depan kita harus naikkan terus, karena sesuai program pemerintah yang menaikkan konten lokalnya di tahun tertentu," ucap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.
Bersamaan dengan dimulainya perakitan lokal berskema Completely Knocked Down (CKD), mobil listrik ini mendapatkan penambahan sejumlah fitur penunjang, seperti konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto, kamera 360 derajat, rear ducktail, serta retractable mirror.
Spesifikasi teknis kendaraan tidak mengalami perubahan, dengan kapasitas baterai tetap berukuran 60,2 kWh yang mampu menghasilkan tenaga 201 daya kuda serta torsi 280 Nm. Daya jelajah mobil keluarga ini diklaim mampu mencapai jarak hingga 450 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.
VinFast menetapkan harga jual VF MPV 7 mulai dari Rp345 juta untuk sistem langganan baterai dan Rp420 juta untuk pembelian unit beserta baterai secara penuh on the road DKI Jakarta. Skema harga khusus berupa potongan harga disiapkan bagi konsumen awal produk ini.
“Khusus bagi 2.000 pembeli pertama, kami memberikan harga promo Rp 329 juta untuk skema battery subscription,” kata Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.