VinFast Viper Tantang Indomobil eMotor Sprinto di Pasar Motor Listrik

VinFast Viper Tantang Indomobil eMotor Sprinto di Pasar Motor Listrik

Persaingan pasar motor listrik di Indonesia kedatangan lini baru asal Vietnam, VinFast, yang meluncurkan VinFast Viper pada 21 Mei lalu.

Dilansir dari Otorider, kendaraan roda dua elektrik ini langsung mengisi segmen sporty agresif yang sebelumnya telah ditempati oleh Indomobil eMotor Sprinto.

Walau sama-sama menawarkan performa tinggi untuk kebutuhan mobilitas harian, kedua motor listrik tersebut mengusung pendekatan teknologi dan fitur yang berbeda.

VinFast Viper menonjolkan kesan agresif melalui lekukan tajam dan modern yang disesuaikan dengan gaya hidup urban masa kini.

Kesan futuristis pada tipe ini terlihat jelas di area fascia depan serta panel bodi samping yang dirancang dinamis.

Di sisi lain, Indomobil eMotor Sprinto menampilkan karakter sporty yang lebih padat, ringkas, dan maskulin.

Rancangan Sprinto mengutamakan kepraktisan berkendara di wilayah perkotaan namun tetap mempertahankan aspek visual agresif kesukaan generasi muda.

Adu Performa Motor Penggerak

Mengenai dapur pacu, VinFast Viper mengandalkan motor BLDC in-wheel yang memproduksi tenaga maksimal mencapai 5.200 Watt.

Semburan daya dari motor tersebut diklaim sanggup membawa kendaraan melaju sampai kecepatan tertinggi 90 km/jam.

Di atas kertas, pasokan tenaga milik Viper memang mengungguli Sprinto yang dibekali motor listrik 3,5 kW dengan torsi puncak sebesar 195 Nm.

Kendati demikian, performa kecepatan tertinggi Sprinto setara karena mampu menyentuh angka 90 km/jam sehingga keduanya tetap seimbang untuk jarak menengah.

Akselerasi Sprinto didukung oleh kehadiran tiga mode berkendara serta opsi Boost Mode untuk meningkatkan responsivitas saat diperlukan.

Sistem Pengisian dan Teknologi Baterai

Sektor penyimpanan daya VinFast Viper ditopang oleh dua baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) dengan kapasitas masing-masing 2 x 1,5 kWh di bawah jok.

Komponen LFP dikenal memiliki keunggulan dari segi keamanan, ketahanan terhadap panas, usia pakai yang panjang, serta tidak mengorbankan kapasitas bagasi.

Pihak pabrikan juga menerapkan strategi ekosistem lewat metode battery swapping atau penukaran baterai di jaringan resmi mereka.

Sementara itu, Indomobil eMotor Sprinto mengandalkan paket baterai lithium tunggal berkapasitas 2,45 kWh yang mengantongi sertifikasi proteksi IP67.

Daya tampung energi milik Sprinto diklaim dapat menempuh jarak operasional sejauh 110 km dalam kondisi baterai terisi penuh.

Sprinto turut dilengkapi sistem regenerative braking guna memulihkan sisa energi pengereman menjadi pasokan daya tambahan ke baterai.

Kelengkapan Fitur dan Perbandingan Harga

Urusan fungsionalitas harian, Sprinto menawarkan variasi fitur operasional yang mencakup 3 Riding Mode, Boost Mode, Regenerative Braking, Reverse Mode, dan Push Assist Mode.

Sedangkan VinFast Viper memfokuskan nilai kepraktisannya pada efisiensi jaringan pengisian daya lewat skema tukar baterai.

Terkait banderol, VinFast Viper dipasarkan dengan harga Rp24,41 juta melalui skema subscription battery atau langganan baterai.

Kompetitornya, Indomobil eMotor Sprinto, ditawarkan dengan harga jual senilai Rp25,75 juta On The Road (OTR) Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi