Sebanyak 6.252 wisatawan mancanegara dan nusantara memadati berbagai destinasi di Kabupaten Kepulauan Seribu selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis (14/5). Lonjakan kunjungan ini tercatat melalui sejumlah pintu keberangkatan utama menuju wilayah kepulauan tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kabupaten Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, menjelaskan bahwa ribuan pelancong tersebut mengakses kawasan wisata melalui tiga dermaga. Data internal menunjukkan Dermaga Muara Angke melayani penumpang terbanyak dengan jumlah 3.712 orang.
Dua pintu masuk lainnya juga mencatatkan angka signifikan, yakni Dermaga Baywalk dengan 1.594 penumpang dan Dermaga Tanjung Pasir yang mencapai 946 penumpang. Sonti menilai momentum libur panjang ini dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi destinasi yang memiliki aksesibilitas mudah dari daratan Jakarta.
"Tercatat sebanyak 6.252 wisatawan mancanegara dan nusantara mengunjungi kawasan wisata tersebut melalui sejumlah pintu keberangkatan utama," kata Kepala Sudin Parkeraf Kabupaten Kepulauan Seribu Sonti Pangaribuan.
Pihak pemerintah daerah memprediksi tren positif ini akan terus bertahan hingga penutupan masa libur di akhir pekan. Kepulauan Seribu tetap menjadi primadona karena jarak tempuh yang relatif dekat bagi warga ibu kota yang ingin berlibur tanpa harus pergi jauh.
"Kunjungan ini akan terus bertambah hingga akhir pekan nanti," ujar Sonti.
Selain faktor jarak, kekayaan alam bawah laut dan keanekaragaman flora serta fauna menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Sonti menekankan bahwa peningkatan fasilitas infrastruktur juga mempermudah wisatawan dalam menjangkau pulau-pulau tujuan mereka.
"Selain dari sisi keindahan, akses menuju ke wilayah Kepulauan Seribu juga sudah mudah dijangkau," ungkap Sonti.
Merespons kepadatan arus penumpang, Polres Kepulauan Seribu bersama jajaran Polsek memperketat pengamanan di dermaga pulau wisata dan pulau penduduk. Langkah ini dilakukan sejak Kamis (14/5) hingga Minggu (17/5) guna memastikan kelancaran aktivitas penyeberangan selama masa libur panjang.
"Pengamanan dermaga diperkuat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan wisatawan selama libur panjang," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra.
Kapolres menjelaskan bahwa peningkatan pengawasan bertujuan menjaga ketertiban serta keamanan pada proses keberangkatan maupun kedatangan kapal. Personel kepolisian disiagakan di titik strategis untuk mengatur arus penumpang dan menjalankan fungsi pelayanan preventif melalui kegiatan Strong Point secara rutin.
"Khususnya, pada momentum meningkatnya aktivitas masyarakat dan wisatawan," ujar Argadija.
Petugas di lapangan juga memberikan bantuan fisik bagi penumpang yang naik atau turun dari kapal untuk menghindari penumpukan di dermaga. Pengamanan ini diharapkan mampu memberikan jaminan kenyamanan bagi pengguna jasa transportasi laut yang volumenya meningkat drastis dibandingkan hari biasa.
"Kehadiran personel Polri di dermaga mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jasa transportasi laut," ucap Argadija.