Produsen otomotif asal China, Xpeng Indonesia, bersiap memperluas pasar domestik dengan membawa model mobil listrik baru pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendatang. Langkah strategis ini dilakukan setelah jenama tersebut resmi meluncurkan crossover G6 Pro yang dirakit secara lokal di Purwakarta, Jawa Barat, dilansir dari Otomotif.
Kepastian mengenai rencana peluncuran model baru tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen perusahaan. Rencana ekspansi ini memperkuat komitmen merek tersebut dalam bersaing di pasar kendaraan listrik Tanah Air.
"GIIAS (2026) sudah ada sih (mobil baru). Minimal satu (model)," kata Iki Wibowo, CEO XPENG Indonesia di Bogor pada Sabtu (23/5/2026).
Pernyataan tersebut memicu spekulasi mengenai model yang akan dibawa, mengingat portofolio global pabrikan yang cukup luas. Dua model yang menjadi perhatian adalah sedan premium pintar Xpeng P7 dan flagship SUV terbaru Xpeng GX.
Sedan Xpeng P7 sendiri sebelumnya pernah dipajang pada ajang IIMS 2026 untuk menguji respons pasar dan mendapatkan ketertarikan yang tinggi dari pengunjung. Namun, unit komersial untuk pasar domestik belum dapat disediakan dalam waktu dekat karena kendala teknis produksi di pabrik pusat.
"P7 saat ini belum ada produksi setir kanan ya. Kalau nanti ada produksi setir kanan, ya kita akan kaji juga pasarnya. Karena so far kita display di beberapa event, animonya juga cukup bagus ya. Hopefully lah, kalau memang sudah ada setir kanannya kita akan pelajari lagi possibility-nya," ujar Iki Wibowo.
Selain sedan premium, model SUV ultra-mewah tiga baris Xpeng GX juga menjadi kandidat kuat setelah mencatatkan rekor pemesanan global sebanyak 24.863 unit dalam waktu 12 jam. Pihak manajemen menegaskan bahwa ketersediaan konfigurasi kemudi kanan menjadi syarat mutlak sebelum memboyong model baru ke Indonesia.
"Sejauh ini yang sudah ada setir kanan baru ada X9 sama G6, baru dua itu. Jadi selama ada setir kanannya, kita akan consider (pertimbangkan) sih," tutur Iki Wibowo.