Pasar otomotif nasional kedatangan pilihan baru di segmen multi purpose vehicle premium melalui kehadiran Xpeng X9. Dilansir dari Medcom, mobil listrik pintar ini ditawarkan dengan harga Rp1.169.000.000 on the road DKI Jakarta.
Kendaraan ini membawa berbagai inovasi mutakhir mulai dari sektor desain, kecerdasan buatan, fleksibilitas ruang, hingga aspek keselamatan. Pengguna dapat mengubah tata letak kabin menjadi SUV 4-seater yang lebih lapang hanya dengan satu klik.
Sistem bantuan mengemudi canggih bernama ADAS XNGP turut disematkan untuk menangani berbagai situasi berkendara secara mandiri. Teknologi ini mampu mengoperasikan mobil mulai dari menyalakan mesin hingga memarkir kendaraan tanpa bergantung pada peta definisi tinggi.
Sektor interior Xpeng X9 dikendalikan oleh sistem operasi XOS Tianji yang sudah mengintegrasikan fungsi pintar berbasis AI. Sistem ini mendukung aktivitas multitasking dalam satu layar, menyajikan tampilan realitas sekitar secara real-time, serta menyediakan asisten suara cerdas.
Kabin mobil dirancang luas dengan luas lantai interior mencapai 7,7 m² yang mampu menampung hingga tujuh orang penumpang. Fleksibilitas ruang ditunjang oleh kursi baris ketiga yang dapat dilipat secara elektrik guna memperluas kapasitas bagasi hingga 2.554 liter.
Kenyamanan penumpang ditunjang oleh fasilitas premium seperti kulkas pintar penyesuai suhu, layar hiburan keluarga berukuran 21,4 inci, serta sofa recliner dengan fitur gravitasi nol. AC sentral terpadu pada model ini juga mampu mengembuskan angin sejuk secara senyap.
Performa Responsif dan Pengisian Daya Cepat
Kendaraan ini mematahkan anggapan bahwa mobil berdimensi besar memiliki pengendalian yang buruk. Berkat sistem kemudi roda belakang aktif dan suspensi udara dual-chamber cerdas, radius putar mobil ini hanya berada di angka 5,4 meter.
Kekakuan pegas pada suspensi akan menyesuaikan secara otomatis berdasarkan kondisi jalan yang dilalui. Sistem ini bekerja secara mandiri demi memastikan stabilitas dan kenyamanan berkendara tetap terjaga dengan maksimal.
Sebagai model unggulan dari arsitektur SEPA2.0, kendaraan ini mengadopsi platform SiC tegangan tinggi 800V dan sel baterai 3C. Komponen tersebut memungkinkan mobil menempuh jarak maksimal hingga 702 km dengan konsumsi energi 16,2 kWh per 100 km.
Proses pengisian daya juga berjalan sangat efisien berkat teknologi pengisian cepat yang diusungnya. Pengguna hanya membutuhkan waktu selama 10 menit pengisian daya untuk menambah daya jelajah kendaraan hingga 300 km.